oleh

Jalin Silaturahmi Antara Pemda Dengan Masyarakat Penerima Manfaat, Dinsos Kuningan Gelar Acara Sambung Rasa KPM Bansos

-Berita-111 Dilihat

KUNINGAN – Dalam rangka memperkuat silaturahmi dan membangun pemberdayaan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Sosial menggelar acara sambung rasa KPM Bansos di wilayah Kecamatan Cilimus.

Suasana begitu cair antara Pemerintah Daerah dan para keluarga penerima manfaat. Dihadiri langsung oleh Penjabat Bupati Kuningan, Raden Iip Hidajat, yang mengisi kegiatan ini sambil makan siang bersama. Berbagai lauk pauk disediakan menambah suasana yang semakin hangat. Kegiatan berlangsung di Halaman Gedung Naskah Linggajati, Kamis (20/06/2024).

Menurutnya Iip, melalui silaturami antara Pemerintah daerah dan masyarakat penerima manfaat bantuan sosial ini dapat menyelesaikan berbagai masalah.

“Melalui silaturahmi dan diskusi yang berlangsung pada siang hari ini kita harapkan berbagai permasalahan dapat diselesaikan. Hal ini merupakan wujud Negara hadir untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. Kendatipun saat ini kita penuh keterbatasan, tetapi kami akan berupaya maksimal dalam memperhatikan masyarakat khususnya masyarakat para penerima manfaat” Kata Iip.

Iip juga menekankan betapa pentingnya pendidikan dalam menyongsong masa depan. Karenanya Iip berpesan agar anak-anak harus tetap sekolah.

“Anak-anak kita harus tetap bersekolah. Negara pasti hadir dalam melayani bapak ibu sekalian. Sekarang alhamdulilah ada program Sekolah gratis, tinggal kita dorong anak-anak kita untuk terus bersekolah” Ujar Iip.

Iip ingin program silaturahmi ini akan berlanjut di Kecamatan lainnya.

“Sekarang hadir di Kecamatan Cilimus, saya dorong ke depan hadir juga di daerah perbatasan atau wilayah Kabupaten Kuningan yang jauh. Harus dilakukan secara berkala” Pinta Iip.

Teti (55) salah satu warga Desa Linggajati merasa berbahagia dengan adanya acara hari ini. Karena selain bersilaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat kurang mampu, juga diberikan berbagai bantuan sosial seperti alat bantu dengar, kursi roda dan tongkat pembantu jalan.

“Luar biasa, kami masyarakat merasa di akui dan diperhatikan. Meskipun sederhana, kesan kebersamaannya ada. Kegiatan ini memperhatikan masyarakat yang kurang mampu” Ujar Teti. (BagProkompim/SetdaKuningan)