oleh

Pekan QRIS Nasional, Kadis Kominfo Kuningan : Solusi Transaksi Non Tunai

-Berita-203 Dilihat

CIREBON-Pekan Qris Nasional (PQN)  merupakan salah satu event BI Cirebon yang didukung Pemerintah Daerah (Pemda) Cirebon bersama dengan stakeholder lainnya termasuk Kabupaten Kuningan. Hal tersebut sampaikan Kepala Bank Indonesia Cirebon Hestu Wibowo, di Grage City Mall (GCM).  Minggu, (20/8/23). Hadir juga Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si. Kepala Dinas Kumunikasi dan Informatika.

“Event ini bagian upaya Bank Indonesia dalam menggencarkan penggunaan Qris sebagai alat pembayaran media yang sah dalam sektor ekonomi. Qris juga bertujuan dalam mewujudkan ekosistem keuangan digital,” ungkapnya.

“Selain untuk dapat meningkatkan akselerasi keuangan masyarakat di wilayah Cirebon termasuk Kuningan, serta dalam mengakselerasi program nasional 45 juta pengguna Qris baru dan 1 M transaksi Qris,” tutur Hestu Wibowo dalam kata sambutannya.

Lebih lanjut Hestu Wibowo mengungkapkan, untuk menjaga daya beli masyarakat, Bank Indonesia juga akan terus berkontribusi dengan pengendalian  inflasi daerah dan stakeholder lainnya melalu kolaborasi yang aktif. Karena itu, lanjut Hestu Wibowo, Bank Indonesia mengadakan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan sebagai salah satu program unggulan dalam pegendalian inflasi.

“Platform Qris sebagai timechanger dalam pendukung ekonomi pembangunan Indonesia utamanya ketika Covid 19 melanda, Qris menjadi salah satu sarana transaksi tanpa tatap muka di berbagai aspek ekonomi dan perdagangan,

“Secara umum Qris merupakan salah satu inovasi yang telah dikeluarkan Bank Indonesia dalam penyelenggaraan penerima pembayaraan dari manapun secara cepat, mudah, murah, aman dan handal,” paparnya.

Sementara itu, Dr. Wahyu Hidayah  juga menekankan bahwa partisipasi aktif dalam Pekan QRIS Nasional adalah dukungan terhadap upaya Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia dalam mendorong ekonomi digital termasuk di wilayah Kuningan. Dengan kerjasama lintas sektor, termasuk perbankan dan teknologi informasi, diharapkan ekosistem keuangan digital semakin berkembang dan memberikan dampak positif pada masyarakat.

Dalam momen ini, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung inovasi keuangan digital, seperti QRIS. Ini akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperluas akses transaksi keuangan untuk semua kalangan.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bank Indonesia Cirebon Hestu Wibowo, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si menerangkan bahwa QRIS adalah standar kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia. Tujuan utamanya adalah mempermudah proses transaksi dengan kode QR, menghasilkan transaksi lebih cepat dan aman.

“Keunggulan QRIS tercermin dalam manfaatnya bagi pengguna. Pembayaran non-tunai melalui QRIS juga menghilangkan kerepotan membawa uang tunai dan memastikan transaksi aman dengan pengawasan Bank Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai informasi terkait dengan inklusi keuangan, bahwa Bupati Kuningan H. Acep Purnama, MH menerima penghargaan selaku kepala daerah terbaik atas dukungan Akselerasi Program Edukasi dan Literasi Keuangan di daerah, diberikan oleh Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada acara Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2022, Kota Cirebon, Sabtu (12/11/2022). (IKP/DISKOMINFO)