oleh

Lestarikan Budaya Lewat Larung Sesaji Labuh Kali Brantas

-Berita-176 Dilihat

Klojen (malangkota.go.id) – Rangkaian Festival Kali Brantas #2 bertajuk Larung Sesaji Labuh Kali Brantas digelar di Kampung Grabah Penanggungan, Jl. MT Panjaitan Gang 18 C Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (23/07/2023). Festival Kali Brantas #2 yang digelar di tujuh Kampung Wisata Tematik Kota Malang ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional 2023.

Kepala disporapar Baihaqi, S.Pd., S.E., M.Si., CGCAE membuka kegiatan Larung Sesaji Labuh Kali Brantas yang digelar di Kampung Grabah Penanggungan

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Isa Wahyudi menjelaskan Larung Sesaji Labuh Kali Brantas ini menyuguhkan rangkaian acara yang menarik, mulai dari arak-arakan larung sesaji, larung sesaji Kali Brantas, ngumbah grabah, petik belik, ciblon, dolanan arek grabah, gambar grabah dan bazar grabah serta kuliner Kali Brantas.

“Penari turun ke sungai membawa wadah atau gerabah berisikan ikan. Mereka melakukan ritual Larung Sesaji Labuh Kali dengan diiringi lantunan gamelan,” jelasnya.

Selain menjadi ajang wisata menarik untuk mengajak masyarakat berwisata ke sungai, disampaikan pria yang akrab disapa Ki Demang tersebut bahwa gelaran ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan menanamkan kecintaan terhadap sungai sehingga melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar bagaimana merawat sungai agar terjaga kelestarian dan kebersihannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang, Baihaqi, S.Pd., S.E., M.Si., CGCAE yang hadir dalam acara Larung Sesaji Labuh Kali Brantas ini menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Festival Kali Brantas #2.

“Ini salah satu bentuk rasa syukur kita, bagaimana kita menyatukan dengan alam, bagaimana kita melestarikan alam, mudah-mudahan kegiatan ini mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Yang akan kita larung adalah ikan, salah satu ciptaan yang seharusnya hidup berdampingan dengan kita di sungai ini,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa event ini akan menjadi salah satu yang akan terus dikembangkan, karena Sungai Brantas ini tidak hanya membelah dan mengaliri Kota Malang, namun juga 14 kabupaten/kota di Jawa Timur. Harapannya dari festival ini tagline dari Malang untuk Indonesia dan Dunia dapat semakin terwujud. (yul/yon)