oleh

Wisatawan Tanpa Hasil Rapid Test Antigen Yang Masih Berlaku Dilarang Kunjungi Puncak Bogor

Wisatawan Tanpa Hasil Rapid Test Antigen Yang Masih Berlaku Dilarang Kunjungi Puncak Bogor 231

BERITA BOGOR – Menjelang pergantian tahun, Kepolisian Resort (Polres) Bogor,  Rabu (30/12/2020), menggelar Operasi Yustisi Team Penindak Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 (TP3KC) Kabupaten Bogor. 

Suasana lalu lintas kawasan Puncak Bogor (30/12)  terpantau lenggang. 

Polres Bogor menerjunkan-Tim Penindak Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 (TP3KC) Kabupaten Bogor melakukan pengecekan kepada Wisatawan yang hendak berkunjung ke Kawasan Puncak Bogor. Para wisatawan diminta untuk menunjukan Hasil Rapid Test Antigen yang masih berlaku paling lama 3 X 24 Jam sebelum kedatangan. Hal ini sesuai dengan imbauan Bupati Bogor Nomor: 423/COVID-19/Sekret/XII/2020. 

“Dengan adanya Pengecekan Kepada Wisatawan Yang akan berkunjung Ke Puncak, kami bersama Satgas Covid-19, TP3KC menganjurkan agar masyarakat tidak berlibur ke Puncak selama masa pandemi ini dan merayarakan Tahun Baru 2021 dengan berdiam diri dirumah.

Baca juga :  Sosialisasi Diktuk dan Werving Polri

Wisatawan Tanpa Hasil Rapid Test Antigen Yang Masih Berlaku Dilarang Kunjungi Puncak Bogor 232

Wisatawan Tanpa Hasil Rapid Test Antigen Yang Masih Berlaku Dilarang Kunjungi Puncak Bogor 233

“Kami mengharuskan kepada para wisatawan yang akan berkunjung ke Puncak untuk melengkapi diri dengan membawa surat hasil Rapid Anti Gen Yang Masih Berlaku Paling Lama 3 X 24 Jam Sebelum Kedatangan, sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Karena kita semua tahu, bahwa kawasan Puncak Bogor ini selalu ramai pengunjung setiap akhir pekan dan libur panjang”. Tutur AKBP Roland Ronaldy, SH.,S.I.K.,M.Pict.,M.ISS.    

Dirinya menjelaskan, Kabupaten Bogor melakukan pengetatan terhadap sejumlah kendaraan yang akan memasuki Puncak dengan melakukan Operasi Yustisi dan pemeriksaan hasil Rapid Antigen serta memutar balikan kendaraan apabila tidak dapat menunjukan Hasil Rapid Test Antigen yang masih berlaku. 

“Kami terus menerus melaksanakan Sosialisasi Protokol Kesehatan kepada Wisatawan yang akan menuju Puncak,” jelasnya. (hum) 

Baca Artikel Aslinya

Kabar Terbaru