7 Juli 2022
oleh

WALI KOTA PAPARKAN KE BKPM MENGENAI UJI PETIK PTSP DI KOTA BEKASI

-Berita-52 Dilihat

WALI KOTA PAPARKAN KE BKPM MENGENAI UJI PETIK PTSP DI KOTA BEKASI

By Admin 14 Juli 2021 41 Views

KOTA BEKASI, Rabu 14 Juli 2021

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dengan menggunakan baju khas Batak lakukan virtual video dalam pemaparan uji petik penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan kinerja percepatan pelaksanaan berusaha didampingi Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati, Kepala Dinas PMPTSP Kota, Lintong Dianto, dan Anggota DPRD Kota Bekasi, Yogi Kurniawan.

Dalam Video tersebut Wali Kota paparkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengenai Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang sudah berjalan lama di Pemerintah Kota Bekasi dalam upaya memudahkan masyarakat untuk mengakses kebutuhan dan keperluan, sehingga menjadi sebuah penilaian  terbaik untuk pelayanan di Kota Bekasi.

Wali Kota paparkan Kota Bekasi menjadi inisiasi adanya Mall Pelayanan Publik (MPP) di BTC Mall sebanyak 143 jenis pelayanan ditambah dengan adanya Gerai Pelayanan Publik di Plaza Cibubur dan Atrium Pondok Gede adalah bentuk pelayanan warga Kota Bekasi memudahkan akses yang tidak perlu repot ke kantor mengurus jenis pelayanan yang telah dilengkapi di satu tempat tersebut.

Fungsi MPP ialah mempermudah bukan hanya akses pelayanan saja akan tetapi sebuah akses mempercepat investasi juga merupakan proses sebuah perencanaan pembangunan kota dan juga punya nilai tambah dari investasi. Komitmen membangun kemudahan pelayanan tersebut terealisasi sejak tahun 2018 untuk lajukan simplikasi tata kelola pelayanan terpadu satu pintu.

“Alhamdulilah komitmen semangat yang luar biasa rasanya pemkot mampu memberikan layanan kepastian dan perlindungan hukum. Laju pertumbuhan ekonomi luar biasa sebelum adanya covid-19.” Ujar Rahmat Effendi

Kami sampaikan sebuah Kolaborasi dan sinergitas antar instansi untuk sebuah proses pelayanan di Kota Bekasi dengan salah satunya pembuatan paspor, sertifikat tanah, bahkan sampai adanya layanan pernikahan dari Kementerian Agama. Intinya untuk mempermudah dan memperpendek jarak, apa yang dilakukan berimpact pada proses pelayanan masyarakat agar terealisasinya sebuah janji Kepala Daerah untuk menciptakan visi misi Kota Bekasi 

Mudah-mudahan hasil uji petik ini, mampu memberikan peran layanan kepada warga Kota Bekasi, Kota ini walaupun jumlah luas wilayah sekitar 21 ribu hektar akan tetapi memiliki jumlah penduduk 2,5 juta. Kota yang heterogen dan pluralisme, membangun kota yang penanganan sistemik memberikan rasa citra yang tentunya bisa dirasakan kemudahan  oleh masyarakat. (NDOET)

Tags : Rahmat Effendi,Pelayanan Terpadu Satu Pintu,Badan Koordinasi Penanaman Modal

Sumber : Bekasikota.go.id

Kabar Terbaru