oleh

Usep Supratman Tegaskan Semua Pihak Patuhi Imbauan Satgas Penanganan Covid-19 Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Usep Supratman Tegaskan Semua Pihak Patuhi Imbauan Satgas Penanganan Covid-19 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 231

Pos PAM Nataru 2020 Babakanmadang

BERITA BOGOR – Imbauan sudah dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Polres Bogor guna menekan potensi terjadinya penularan virus Corona,  Satuan PAM Natal dan Tahun Baru juga sudah disebar, kendati terpantau sejumlah tempat hiburan yang nakal.  

Dilaporkan adanya temuan tempat maksiat dan pijat refleksi serta ajakan mesum di hotel melalui aplikasi. 

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman, SH, MH., mengatakan bahwa selama ini pihaknya mendorong Peraturan Bupati (Perbup) akan lebih baik pula apabila diterbitkan Peraturan Daerah terkait guna memaksimalkan percepatan penanganan penyebaran Covid-19, Pandemi maupun pengawasan dalam pelaksanaannya.

“Melalui Perbup hanya imbauan, namun apabila Perda akan lebih tegas dalam pengawasannya,” ungkapnya saat dihubungi. 

Terkait pengamanan Natal dan Pergantian Tahun Baru dengan Imbauan Satgas Covid-19 tersebut, dirinya berharap dilakukan langkah preventif lebih maksimal dan pengawasan yang lebih ketat.

Baca juga :  PDAM Tirta Kahuripan Sumbangkan 33 Ekor Kambing

“Apabila ditemukan tempat pariwisata yang abai, atau pun ada wisatawan yang tidak bisa menunjukan hasil tes rapid atau antigen maka perlu dilakukan tindakan tegas sebagaimana yang berlaku dalam imbauan, ini demi kepentingan bersama dalam percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Usep Supratman Tegaskan Semua Pihak Patuhi Imbauan Satgas Penanganan Covid-19 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 232

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman, SH,MH.

Usep Supratman juga menyinggung keberadaan hotel atau penginapan dan tempat hiburan serta sejenisnya untuk bisa melaksanakan imbauan Satgas Covid-19 dengan sebaik – baiknya untuk kepentingan bersama.

“Pengelola harus konsisten melaksanakan imbauan tersebut. Identitas tamu hotel atau penginapan harus ditunjukan, apabila tidak sesuai atau bukan suami istri hendaknya ditolak saja,” tegasnya.

Saat diminta tanggapan tentang masih adanya tempat maksiat maupun tempat hiburan dan pijat refleksi yang masih tetap buka menjelang malam perayaan Natal dan Pergantian Tahun Baru, dirinya meminta kepada Satuan PAM Gabungan, termasuk Satpol PP Kabupaten Bogor, untuk merespon cepat laporan dari semua pihak.

Baca juga :  Perdagangan Perempuan Berkedok Kawin Kontrak Di Puncak Bogor Terungkap

“Ini harus direspon cepat, lakukan cek dan kroscek di lapangan atas laporan tersebut, baik laporan dari masyarakat maupun awak media,” pintanya.

Dirinya menegaskan, dalam Program Panca Karsa yang salah satu misinya adalah Bogor Beradab menjadi suatu yang penting untuk membersihkan penyakit masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bogor sedang giat-giatnya melakukan operasi prostitusi dan operasi Nongol Babat (Nobat) yang perlu didukung. Operasi tersebut juga menyasar rumah dan bangunan yang menjajakan minum keras di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor. 

Tentunya, perlu adanya pembinaan terhadap pelaku prostitusi melalui Dinas Sosial dan Panti Rehabilitasi dalam rangka meningkatkan kesalehan sosial dan mengurangi tindakan asusila, yakni perbuatan tidak baik yang melanggar norma dan kaidah kesopanan serta mengganggu ketertiban umum, ” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy kembali menegaskan larangan menggelar segala bentuk kegiatan di kawasan Puncak , saat libur Natal dan Tahun Baru . Pelarangan menggelar berbagai kegiatan saat tahun baru di penginapan dan tempat wisata sudah dikordinasikan dengan seluruh stakeholder terkait.

Baca juga :  Pembangunan Desa Belum Optimal

AKBP Roland Ronaldy berharap, dengan imbauan yang sudah dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Polres Bogor, bisa menekan potensi terjadinya penularan virus Corona. Petugas akan terus mengecek pada saat Natal maupun malam pergantian tahun untuk memastikan tidak ada kegiatan di seluruh hotel dan tempat wisata.

“PAM gabungan juga mengantisipasi kepadatan atau kemacetan di jalur Puncak saat Natal dan Tahun Baru, sebanyak 1.200 personel sudah disebar,” jelasnya. 

Saat dihubungi, Kepala Satuan Satpol PP Kabupaten Bogor, belum memberikan tanggapan adanya laporan temuan tempat pariwisata yang diduga melanggar, serta adanya dugaan praktik prostitusi di ‘GS’ Gadog Ciawi Puncak Bogor pada malam perayaan Natal 2020.   (Tim)  foto cover ilustrasi

Baca Artikel Aslinya

Kabar Terbaru