oleh

Tunggu 275 Tahun, Akhirnya Klenteng Tien Kok Sie Solo Punya Sertifikat

-Berita-95 Dilihat

Setelah 275 tahun berdiri, kelenteng yang terletak di sisi selatan Pasar Gede tersebut akhirnya memiliki surat kepemilikan tanah. Penyerahan sertifikat tanah Kelenteng Tien Kok Sie dilakukan oleh Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo di halaman kelenteng, Jumat (16/10) pagi dan disaksikan jemaah klenteng, Ketua DPRD, Wakil Walikota Surakarta, Sekretaris Daerah Surakarta, Muspida Kota Surakarta, Dinas Lingkungan Hidup dan jajaran Pemerintah Kota Surakarta serta Bank Jateng, BI dan Telkom.

Sertifikat tanah yang sudah lama dinantikan selama ratusan tahun ini diterima oleh Ketua Kelenteng Tien Kok Sie, Sumantri Dana Waluya. “Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya ucapkan kepada Walikota dan Wakil Walikota beserta segenap jajarannya, khususnya Bapak Hendro Pramono untuk keberhasilan ini.” Sumantri berharap ke depannya Klenteng akan lebih maju dan berkembang serta nyaman dipergunakan untuk beribadah.

“Seluruh warga masyarakat Kota Surakarta tanpa terkecuali mempunyai hak yakni hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan dan hak partisipasi. Pada hari ini Klenteng sudah mendapat sertifikat yang merupakan wujud dari hak perlindungan, perlindungan terhadap umat, perlindungan terhadap cagar budaya dan perlindungan terhadap seluruh aset-aset budaya yang ada di Pemerintah Kota Surakarta,” ucap Walikota dalam sambutannya.

Walikota juga mengatakan bahwa pemerintah akan melindungi kegiatan-kegiatan peribadatan keagamaan seperti yang tertuang pada sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa yang berarti bahwa seluruh rakyat Indonesia diberi hak untuk menyembah Tuhannya dengan caranya masing-masing. 

Klenteng Tien Kok Sie memberikan partisipasinya untuk anak-anak kurang mampu agar dapat mengakses pembelajaran jarak jauh dengan menyerahkan bantuan berupa 50 smartphone yang akan dibagikan di SMP Negeri 23 Surakarta.

Bersamaan dengan ini, dilaksanakan pula penyerahan sertifikat Proda dan Launching E-Retribusi Persampahan. 

Kabar Terbaru