oleh

Truk Tambang Melenggang Didepan Kantor Camat

-Berita-124 Dilihat

Truk Tambang Melenggang Didepan Kantor Camat 233

BERITA BOGOR – Fakta terbaru, masih ramai truk tambang di yang timur Kabupaten Bogor beroperasi pada jam sibuk.

Tak hanya di wilayah Kecamatan Klapanunggal dan Sukamakmur, pemandangan serupa juga terpantau di wilayah Kecamatan Tanjungsari, Jonggol Cariu Citeureup Cileungsi, dimana sejumlah truk tambang melenggang di jalan depan kantor kedua camat tersebut.

Padahal, Peraturan Bupati Bogor Nomor 120 Tahun 2021 secara tegas telah mengatur tentang jam operasional truk tambang yaitu pada pukul 20.00 sampai 05.00 WIB. Tentu saja hal ini menuai pertanyaan dari kalangan publik terhadap ketegasan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor atas Peraturan Bupati Bogor yang berlaku di 40 kecamatan.

Camat Klapanunggal, Ahmad Kokasih, mengakui masih ramai lalu lalang truk tambang pengangkut batu granit melintas didepan kantornya pada jam sibuk setiap hari. “Sampai hari ini masih banyak yang lewat depan kantor saya,” katanya kepada Rakyat Bogor, Jum’at (18/2/2022).

Pihaknya bersama Forkompimcam Klapanunggal sudah merencanakan untuk turut andil dalam menegakan Peraturan Bupati Bogor tersebut, namun belum sempat dilaksanakan karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

“Kita sudah rencanakan mengundang Dishub untuk menggelar sosialisasi kepada seluruh pengusaha truk tambang yang beroperasi disini tapi kebijakan PPKM level 3 membuat rencana itu harus ditunda sementara,” jelasnya.

Ia sependapat dengan amanat yang tertuang dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 120 Tahun 2021 dan pihaknya siap turut aktif mengawalnya secara bersama-sama.

Senada dengan Kanit Pol PP Kecamatan Sukamakmur, Eddi Rahman, bahwa rencana sosialisasi kepada para pengusaha segera dilaksanakan dan masih menunggu perintah Camat Sukamakmur.

“Tugas kami menegakan peraturan yang diberlakukan, pengawasan dan peneguran,” ujar Eddi Rahman. Ia menambahkan pihaknya tidak diberikan kewenangan untuk melakukan eksekusi, sebab itu adalah ranahnya Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor. Namun, sebagai langkah pendukung sosialisasi maka dianggap perlu adanya reklame tentang peraturan Bupati tersebut, khususnya di wilayah Kecamatan Sukamakmur.

“Untuk itu, karena masih PPKM level 3 perlu adanya reklame Perbup nomor 120 tahun 2021 yang di pasang di sepanjang jalan kabupaten yang ada di wilayah Kecamatan Sukamakmur, karena tidak sedikit para pengusaha truk tambang yang belum mengetahui peraturan baru itu,” pintanya.

Sebelumnya diberitakan Rakyat Bogor, Kepala Dinas Perhubungan, Agus Ridho, berjanji akan menggiatkan operasi gabungan, serta melakukan evaluasi dan meninjau ulang perijinan truk tambang yang membandel melanggar Perbup 120 tahun 2021 yang bertujuan agar tercipta ketertiban, kenyamanan, keamanan, keselamatan bagi semua pihak. (red)

Artikel Terkait :

Baca Artikel Aslinya

Kabar Terbaru