oleh

Tahun 2022 Ridwan Kamil Fokus Pembangunan Infrastruktur

-Berita-317 Dilihat

Tahun 2022 Ridwan Kamil Fokus Pembangunan Infrastruktur 239

BERITA BOGOR –  Pemerintah Jawa Barat kembali fokus membangun infrastruktur yang selama dua tahun ini sempat terhenti akibat refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. 

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil optimistis tahun 2022 kondisi pandemi Covid-19 akan membaik. 

“Tahun 2022 ini, Insya Allah, kita bisa melewati pandemi ini,” ucap Gubernur, saat menghadiri Penutupan Pengajian Rutin Jumat Wage Pondok Pesantren Lirboyo V di Desa Tegalaren, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jumat (04/03/2022). 

Gubernur menuturkan, apabila pemerintah pusat telah menetapkan status pandemi menjadi endemi, maka Covid-19 akan dianggap seperti penyakit flu biasa karena tidak membahayakan lagi. 

“Perubahan kearah endemi sudah mulai terlihat salah satunya dari rendahnya tingkat keterisian rumah sakit walaupun kasus meningkat,” kata Gubernur.

Baca juga :  Jalan Pasar Ciluar Terancam Rusak

“Covid-19 suatu hari akan sama dengan penyakit flu biasa. Meski penyakit ini tetap hadir, tapi tidak membahayakan lagi,” imbuhnya.

Menurut Gubernur, selama dua tahun pandemi Covid-19, Pemda Provinsi Jabar menghentikan sejumlah proyek pembangunan karena anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19, maupun bantuan sosial. Bahkan Jabar sempat kehilangan pendapatan sekitar Rp 5 triliun karena pembatasan aktivitas perekonomian. 

“Kami hilang Rp 5 triliun oleh Covid-19 yang seharusnya itu untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya karena anggarannya ditarik dulu untuk menyelamatkan nyawa dan bansos,” tuturnya. 

Gubernur memastikan, bila situasi Covid-19 telah membaik dan perekonomian kembali sepenuhnya pulih, maka pembangunan di Jabar akan kembali digenjot. Sejumlah rencana pun telah disiapkan seperti membangun jembatan, pengaspalan jalan, hingga pembangunan rumah-rumah ibadah. 

Baca juga :  Walhi Jabar : Wakil Rakyat harus bekerja untuk Rakyat

“Pasca pandemi kita akan fokus lagi membangun jembatan, pengaspalan, membangun gedung pesantren dan infrastruktur lainnya yang selama dua tahun ini tertahan,” jjelanya. (red) 

Artikel Terkait :

Baca Artikel Aslinya