oleh

Pusat Berkepentingan Danai Proyek Jalan Bomang Bogor

-Berita-296 Dilihat

Pusat Berkepentingan Danai Proyek Jalan Bomang Bogor 239

BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan realisasi pembangunan Jalan Bo­mang di jalur cepat bisa dilalui pada 2023. Namun, permohonan Pemkab Bogor terkait pengambil-alihan status Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) dan pembiayaannya, rupanya tidak mendapat respons dari pemerintah pusat.

Sementara, Dinas Pe­kerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor setiap tahun menganggarkannya. Pemkab Bogor sudah menghabiskan Rp1 triliun lebih. Mulai dari pembebasan lahan hingga pembangunan fisik. Sedangkan sisa penger­jaannya dibutuhkan biaya Rp1,2 triliun.

Meskipun menelan biaya yang yang cukup besar, Pemerhati Birokrasi Pemerintahan, H. Buyung Sakti Hamel, berpendapat pembangunan Jalan Bomang perlu didukung pendanaanya oleh pusat, karena pusat berkepentingan dengan jalan yang akan menghubungkan dua jalan nasional yaitu jalan Parung-Bogor dan Jalan Raya Bogor Jakarta tersebut akan menjadi akses jalan tol Desari-BORR-Jagorawi.

Baca juga :  Malam Penghargaan Kemilau Gebyar Pajak 2018

“Maka, bantuan pendanaan dari pusat merupakan alternatif yang terbaik untuk percepatan dan membantu beban keuangan Kabupaten Bogor. Bahkan kalau pusat mau ambil alih proyek ini akan sangat membantu masyarakat kabupaten Bogor, sehingga 2023 masyarakat kabupaten Bogor khususnya dan masyarakat lain pada umumnya sudah akan bisa menikmati fasilitas jalan tersebut,” katanya melalui pesan singkat kepada Rakyat Bogor, Selasa (19/7/2022) malam.

Sebelumnya, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Suryanto Putra mengungkapkan Pemkab Bogor harus menyiapkan ang­garan yang cukup besar untuk menyelesaikan proyek tersebut. “Kalau hanya menggunakan APBD dirasa cukup berat. Kita pernah hitung, untuk jalur cepat dan flyover kurang lebih bakal menghabiskan Rp1,2 triliun lagi. Itulah salah satu persoalannya, maka di­butuhkan partisipasi pemerin­tah pusat,” katanya.

Baca juga :  Ridwan Kamil Sebut Buka Puasa On The Screen Akan Dijadikan Tradisi

Dirinya mengatakan, Pemkab Bogor juga harus membangun flyo­ver di Jalan Bomang agar jalan tersebut terhubung dengan Jalan Tegar Beriman atau pu­sat pemerintahan Kabupaten Bogor.

Sekedar diketahui, Jalan Bomang dengan Jalan Tegar Beriman saat ini terpi­sah dengan jalur KRL Jabo­detabek dan aliran sungai. Sehingga opsi pembangunan flyover menjadi jauh lebih baik dibanding membangun un­derpass.

Jalan Bomang-Tegar Beriman akhir­nya akan menghubungkan Jalan Raya Bogor-Parung dan Jalan Raya Bogor-Jakarta. Ba­hkan, menjadi semakin stra­tegis karena akan ada Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) di wilayah Tajurhalang. Selain itu, juga akan nyam­bung ke Tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Jadi, akan me­mudahkan koneksi langsung Bogor dengan Banten, dalam hal ini Ciputat, Tangerang Selatan.  (sab)

Baca juga :  Pertahankan Fasos Fasum, Warga Griya Alam Sentosa Lakukan Class Action

Artikel Terkait :

Baca Artikel Aslinya