oleh

Peningkatan Kesehatan Warga di Puskesmas Janti

-Berita-254 Dilihat

Malang, (malangkota.go.id) – Kesehatan masyarakat tentu memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan ekonomi. Mengingat pentingnya hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melalui Puskesmas Janti  terus berupaya memastikan kesehatan warga di wilayah kerjanya.

Puskesmas Janti Berkolaborasi dengan Kelurahan Siaga (Kelsi) Sukun Menggelar Gerakan Berantas Segala Sektor (Gebrass) di RW 8 Kelurahan Sukun, Kota Malang, Sabtu (27/8/2022).

Puskesmas Janti yang berkolaborasi dengan Kelurahan Siaga (Kelsi) Sukun secara rutin menggelar Gerakan Berantas Segala Sektor (Gebrass), Sabtu (27/8/2022) di RW 8 Kelurahan Sukun, Kota Malang.

Kepala Puskesmas Janti, Endang Listyowati, S.Kep.Ns., M.Kes menuturkan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan sejak tahun 2008. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah memantau kesehatan ibu dan anak, pelayanan KB, imunisasi, kesehatan bayi dan balita, kesehatan remaja,  kesehatan lansia, dan juga kesehatan lingkungan, seperti mengontrol kebersihan bak kamar mandi agar bebas dari jentik.

“Kegiatan Gebrass dilaksanakan setiap bulan sekali di Kelurahan Sukun. Jadi, kami berkeliling ke setiap RW, setiap RW akan kami kunjungi sekali dalam setahun,” ungkap Endang.

Pada kegiatan yang diselenggarakan di RW 8 kali ini, Gebrass juga dirangkaikan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). “Pada Bulan Mei 2022, kami mengundang para tokoh masyarakat untuk hadir dalam Forum Germas. Sesuai tindak lanjut, kegiatan Gebrass yang dilakukan oleh Kelurahan Siaga Sukun juga sudah mencakup kegiatan Germas, untuk itu, bersamaan dengan kegiata Gebrass pada hari ini kita gaungkan pula Germas di Kelurahan Sukun,” ujarnya

Endang menjelaskan bahwa Germas adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Germas dibangun dalam konsep pengendalian penyakit yang terintegrasi dan multisektor.

“Hal yang melatarbelakangi ialah adanya peningkatan penyakit tidak menular pada usia produktif yang menyebabkan pembengkakan biaya pengobatan. Untuk itu, perlu mempercepat dan mensinergikan tindakan dari upaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit. Germas dijalankan sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” jelasnya.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan pagi ini adalah senam cuci tangan, makan makanan sehat, pemeriksaan tensi dan kadar gula darah. Selain itu, juga diadakan kunjungan rumah untuk memeriksa kebersihan bak mandi dari jentik dan pemeriksaan kesehatan dasar.

Sementara itu, Luruh Sukun, Andin Yunistiyanto, S.P., MM menyambut kegiatan ini di kelurahannya. “Matur nuwun kepada Puskesmas Janti yang telah memperhatikan kesehatan warga di Kelurahan Sukun ini. Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Semoga kesehatan warga Sukun dapat selalu terpantau dan baik,” ujarnya.

Untuk diketahui, Presiden Republik Indonesia menetapkan kebijakan dan mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan, dan peningkatan edukasi hidup sehat. (ari/ram)