oleh

Penguatan Ekonomi Daerah Berbasis Pariwisata dan Ekraf

-Berita-66 Dilihat

Diskusi Kelompok Terbatas (DKT) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta yang merupakan bagian dari keterbukaan publik untuk program dan kegiatan Tahun Anggaran 2022 telah sukses diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 3 Pebuari 2021 di Hotel Megaland. Kegiatan dihadiri oleh stakeholder dinas mulai dari Pelaku IKM, Asosiasi, organisasi Profesi dan Perguruan Tinggi serta pihak terkait dengan penerapan standar protokol kesehatan yang sangat ketat.

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta sesuai peran tugas fungsinya dalam prioritas pembangunan Kota Surakarta tahun 2022 pada prioritas ke 4 yaitu “Penguatan Perekonomian Daerah yang berkualitas, inklusif yang berkeadilan berbasis pariwisata dan Ekonomi Kreatif” selalu berupaya untuk memberikan pelayanan publik secara transparansi, akuntabel, efektif dan efisien.

Kegiatan DKT ini bertujuan untuk menyampaikan rencana program kegiatan tahun anggaran 2022 dan menjaring sekaligus mendapatkan masukan dari stakeholder guna kemaslahatan dan kemanfaatan serta kesesuaian antara rencana kegiatan dengan kebutuhan penerima manfaat kegiatan yaitu stakeholder Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta.

Keberlangsungan DKT ini dipimpin oleh Sekretaris Dinas, Windy Satriawan,S.STP,MM yang diawali dengan pemaparan sinkronisasi program kegiatan tahun 2021 dilanjutkan dengan paparan Rencana Program Kegiatan tahun 2022. Selanjutnya sesi diskusi untuk mendapatkan masukan dari stakeholder terkait pada perencanaan program kegiatan tahun 2022. Usulan yang menjadi prioritas pada urusan Ketenagakerjaan antara lain Unit Layanan Disabiltas yang diharapkan dapat mengakomodir 2% tenaga kerja disabilitas pada loker maupun pelatihan serta kecocokan pendataan antara kebutuhan industri akan tenaga kerja dengan ketersedian tenaga kerja yang berkompetensi. Termasuk menjadi usulan adalah sosialisasi UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan meningkatkan kapasitas Dewan Pengupahan.

Pada urusan perindustrian selain pembangunan Sentra IKM Mebel masukan prioritas program kegiatan dari para pihak antara lain pentingnya koodinasi dan sinkronisasi serta kolaborasi perindustrian Solo Raya melalui adanya Forum Industri Solo Raya, guna membuka memberikan kemudahan dan fasilitasi kepentingan perindustrian yang melibatkan Solo Raya baik dari sisi industri maupun tenaga kerja. Aspirasi lain dari peserta DKT adalah penyelenggaraan TECHNOLINK seperti yang telah diselenggarakan pada tahun 2020 lalu dianggap sangat memberikan manfaat bagi para pelaku IKM dan pentingnya Gelar Produk baik secara virtual maupun langsung serta perlunya peningkatan kapasitas pendamping pelaku IKM di Kota Surakarta terkait perijian, standardisasi dan legalitas industri serta pendataan IKM juga menjadi masukan prioritas dari peserta DKT.

Pada ahkir diskusi kelompok terbatas dilakukan penandatangan BAP Delegasi yang akan mengawal prioritas program kegiatan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian pada MUSRENBANG RKPD Kota Surakarta di mana delegasi terdiri dari pelaku IKM yang diwakili oleh JARPUK, Organisasi Profesi dan Asosiasi diwakili oleh APINDO dan HILSI.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi ajang diskusi dan menjaring aspirasi para pihak guna peningkatan peran serta Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan mensukseskan Program Pembangunan Kota Surakarta tahun 2022. Kedepan hasil penjaringan DKT ini akan disinkronisasikan dengan Prioritas Pembangunan Kota Surakarta dalam ajang MUSRENBANG RKPD Kota Surakarta Tahun 2021 yang rencana akan diselenggaran pada bulan Maret 2021 mendatang.

Kabar Terbaru