oleh

Pemkot Malang Dukung Pelatihan Keterampilan Bagi Lansia

-Berita-122 Dilihat

Blimbing (malangkota.go.id) – Sebagai upaya mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Ramah Lansia serta mewujudkan lansia yang aktif, mandiri dan produktif, Perwakilan Yayasasan Gerontologi Abiyoso (PYGA) Kota Malang menggelar pelatihan kerajinan tangan bagi para lansia di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (20/7/2023).

Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko membuka acara pelatihan kerajinan tangan bagi para lansia 

Pelatihan keterampilan yang diberikan ini ditujukan untuk mendukung lansia agar tetap produktif dan mandiri. “Acara ini salah satu upaya kami untuk mewujudkan lansia yang tetap dapat berkarya bagi dirinya dan orang lain. Tentu dengan memberikan pelatihan ini, kami mendorong lansia untuk dapat memiliki kegiatan ekonomi kreatif untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandiriannya,” beber Ketua Panitia, Drs. R. Mudjono Soediono.

Sementara itu Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dan membuka acara mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus untuk memotivasi para lansia agar makin berdaya. “YGA dengan segala potensinya berkolaborasi dengan pemerintah dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Harapannya warga lansia dapat lebih terampil. Saya kira ini adalah cara yang ampuh untuk mewujudkan Kota Malang yang lansianya sehat, aktif, mandiri, dan produktif. Salah satunya dengan menguatkan skill dan keterampilannya,” urai Wakil Wali Kota Malang yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) tersebut.

Ada tiga jenis keterampilan yang diberikan pada para peserta, yakni pelatihan aplikasi kain perca, pembuatan aksesoris (kalung), dan melukis pada kerudung. Kegiatan pelatihan diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta yang merupakan perwakilan pengurus Karang Werda dari 57 kelurahan se-Kota Malang ini. Wawali yang akrab disapa Bung Edi itu pun berharap pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan hari ini juga dapat ditularkan kepada para lansia di masing-masing wilayah.

Lebih lanjut, Bung Edi menerangkan bahwa angka harapan hidup di Kota Malang semakin tinggi, yang artinya jumlah lansia juga semakin tinggi. “Dengan berbagai aktivitas yang dilakukan, para lansia tentu akan terhibur. Jadi ini adalah satu langkah yang bagus dan insyaallah mulia,” sambungnya.

Ditanya soal peran pemerintah, Bung Edi menuturkan bahwa Pemkot Malang selalu mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat salah satunya dengan menyalurkan dana hibah. “Kita tidak bisa berjalan sendiri, harus ada kolaborasi. Kita berikan ruang dan dukungan anggaran kepada kelompok-kelompok sosial khususnya dalam hal ini yang bergerak di bidang lansia. Juga kita support kelurahan supaya melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan lansia melalui Karang Werda. Ini riil yang kita lakukan, selain yang bersifat regulasi,” pungkasnya. (ari/yon)