oleh

Pemerintah Kabupaten Bogor Cepat Tanggap Bencana Alam

-Berita, Utama-121 Dilihat

Pemerintah Kabupaten Bogor Cepat Tanggap Bencana Alam 239

BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor Cepat Tanggap Bencana Alam Tanah Longsor Kampung Pasir Pogor Desa Cipelang Kecamatan Caringin. Abdi Masyarakat Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor turut mengevakuasi korban dan penanganan psikologi keluarga korban. 

Pencarian korban tanah longsor akhirnya membuahkan hasil. Petugas gabungan dan relawan telah mengevakuasi korban meninggal dunia yakni Eneng (25), Uum (70), Duduk (43), dan Nafis (4). Tak sampai disitu, penanganan selanjutnya dilakukan pemberian bantuan hingga penanganan psikologi kepada keluarga korban.

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor tengah fokus pada penanganan pasca bencana baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta fokus pada mitigasi bencana di seluruh wilayah untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam melalui BPBD Kabupaten Bogor, petugas gabungan maupun relawan.

Menurutnya, penanganan jangka pendek dilakukan melalui pemberian bantuan keuangan sewa rumah untuk tiga bulan kedepan, untuk jangka panjangnya dilakukan dengan merelokasi korban bencana tanah longsor dan membangunkan rumah yang layak di lokasi zona hijau atau aman bencana.

Baca juga :  PPATS Diminta Kuasai Aturan Pertanahan

“Pemkab Bogor juga akan segera merelokasi para korban bencana, berdasarkan laporan ada dua rumah yang akan direlokasi, bahkan dirinya sudah perintahkan Camat dan Kades agar segera mencarikan tempat relokasi yang aman, untuk selanjutnya dilakukan pembangunan rumah dengan anggaran Rp.62 juta melalui dana Bantuan Tidak Terduga,” ucapnya di lokasi bencana, Kampung Pasir Pogor RT.01 RW.04 Desa Cipelang, Senin (23/5/2022)

Plt. Bupati Bogor juga menyatakan, apresiasi dan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Bogor, Camat, Kapolsek, Danramil, para relawan Abdi Masyarakat Kwarcab Pramuka, PMI, dan masyarakat yang gerak cepat melakukan penanganan bencana alam longsor di wilayah Kecamatan Cijeruk.

Iwan Setiawan menegaskan, mitigasi bencana adalah salah satu upaya untuk mengantisipasi dan meminimalisir bencana alam di Kabupaten Bogor, untuk itu ia meminta kepada BPBD Kabupaten Bogor untuk melakukan mitigasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor serta aktif mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama melakukan mitigasi bencana.

Baca juga :  Membidik Wacana Pemekaran Bogor Barat

Pemerintah Kabupaten Bogor Cepat Tanggap Bencana Alam 240

Sementara, Wakil Ketua Abdi Masyarakat Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor, Doris Sundari, S.Pd. MM., mengatakan telah menerjunkan 15 anggota Pramuka Kwarran Cijeruk untuk melakukan evakuasi pada malam kejadian tanah longsor bersama Tim SAR Gabungan, (21/5) malam, hingga seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Pihaknya juga melakukan penanganan psikologis kepada para korban bencana alam tersebut yang telah kehilangan orang yang dicintainya. “Penangan psikologi ini kita lakukan secara berkala kepada setiap keluarga korban, mendampingi mereka untuk tetap dalam kondisi sehat dan tegar menghadapi musibah yang baru saja di alaminya,” ucap Doris Sundari.

Pemerintah Kabupaten Bogor Cepat Tanggap Bencana Alam 241

Sebelumnya, Kapolsek Cijeruk Kompol Sumijo S.H., M.H mengungkapkan bahwa pencarian yang telah di lakukan bersama instansi terkait dan relawan terhadap korban telah membuahkan hasil semua korban ditemukan jasadnya 

Baca juga :  HKSN Kerja Nyata Menuju Jawa Barat Sejahtera

“Jumlah ada 4 korban meninggal dunia yang tertimbun tanah longsor berhasil di temukan seluruhnya. Keempat korban langsung kita evakuasi ke Rumah Sakit Kramat jati untuk di lakukan Pemeriksaan lebih lanjut, yang kemudian nanti akan di serahkan langsung kepada pihak keluarga untuk langsung di makamkan, tutupnya. (bili)

Artikel Terkait :

Baca Artikel Aslinya

Kabar Terbaru