oleh

PC IPNU IPPNU Gelar Dialog Kebangsaan : Bupati Acep Berpesan “Jagalah Nilai-Nilai Ke-Indonesiaan”

-Berita-131 Dilihat

KUNINGAN – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kabupaten Kuningan menggelar Dialog Kebangsaan dan Tafakur Kemerdekaan yang diisi Stadium General dengan tema “Imaji Satu Abad Indonesia: Implementasi Pancasila dalam Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan, Keadilan Hukum dan Keadilan Sosial”. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama SH MH, Kamis (24/08/2023) bertempat di Aula MAN 1 Kuningan.

Dalam pemaparannya, Bupati Acep memberikan pandangannya mengenai inti dari implementasi prinsip Pancasila dalam perekonomian yang adil, nasionalis dan berbasis pada masyarakat.

“Dengan adanya Pancasila dapat mengedepankan aktivitas perekonomian yang melibatkan sebagian besar masyarakat untuk memproduksi, mendistribusikan barang secara adil di antara mereka sendiri, dan menikmati hasil produksi dengan cara yang manusiawi” ucap Bupati Acep.

Pancasila dalam mewujudkan keadilan hukum tidak diskriminatif yaitu memberikan bantuan hukum yang sama rata untuk semua warga negara dan berupaya untuk membangun rasa saling menghormati di antara penduduk Indonesia yang beragam.

Dijelaskan bupati mengenai beberapa hal yang harus dihindari demi terwujudnya implementasi prinsip-prinsip Pancasila,

“Dukungan pemerintah yang tidak memadai, pengawasan yang lemah, Ketidaksesuaian antara hukum dan kenyataan, penyalahgunaan kekuasaan oleh penegak hukum dan kurangnya transparansi dalam proses hukum”

Bupati Acep juga memberikan penjelasan mengenai rekomendasi dan harapan untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan, keadilan hukum, dan keadilan sosial yaitu dengan memberikan kesempatan kerja yang setara, akses yang adil terhadap modal dan sumber daya. Kesempatan pendidikan gratis, pengelolaan anggaran yang bijaksana untuk kesejahteraan. Reformasi hukum dan perlindungan korban juga saksi.

“Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai beragam perbedaan sudah seharusnya kita dapat memberantas kemiskinan dan ketidaksetaraan, menyediakan pendidikan gratis yang berkualitas, memberdayakan perempuan dan kelompok rentan” pungkas Bupati Acep.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Acep juga berpesan kepada para peserta saya titip jangan lupakan terkait sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan menjaga dan mempertahankan nilai-nilai keIndonesiaan.

Singkatnya, peran penting Pancasila dalam membentuk ekonomi yang berpusat pada rakyat, memastikan keadilan hukum, dan mendorong kesetaraan sosial di Indonesia membutuhkan upaya yang komprehensif untuk mewujudkan cita-cita tersebut, mengatasi tantangan dan mengimplementasikan rekomendasi untuk membangun bangsa yang adil, merata, dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut turut hadir untuk mengisi materi yaitu Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, SE.,  Kapolsek Cigugur, Ketua PC IPNU Anwar Misbahuddin, SE. (BagProkompim/SetdaKuningan)