oleh

MUI Imbau Orangtua Larang Anak Main Capit Boneka

-Berita-147 Dilihat

MUI Imbau Orangtua Larang Anak Main Capit Boneka 239

BERITA BOGOR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor rencananya akan menerbitkan surat larangan bermain Claw machine atau mesin capit boneka.

Setelah mendapat informasi bahwa permainan peruntungan ini sudah merambah ke desa hingga ke pelosok perkampungan  maka untuk langkah pencegahan, KH.Yusuf Iskandar selaku Ketua MUI Kecamatan Sukamakmur menyatakan pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak Pemerintahan Kecamatan Sukamakmur.

Untuk kemudian, akan menerbitkan surat imbauan tentang larangan bermain mesin peruntungan tersebut, termasuk adanya gosokan/nyabut berhadiah (sejenis lotre-red) yang nantinya surat imbauan akan disebar luaskan oleh MUI Desa yang berada di wilayah Kecamatan Sukamakmur.

“Setelah saya mengetahui adanya jenis permainan itu, saya akan berkordinasi dengan Pemerintahan Kecamatan untuk selanjutnya akan menerbitkan surat imbauan kepada seluruh masyarakat,” ucap KH.Yusuf Iskandar dihubungi Rakyat Bogor, Senin (7/3/2022).

Baca juga :  Kota Bogor Antisipasi Gangguan Keamanan

Ia juga mengimbau kepada para orangtua untuk mencegah dan melarang anak-anaknya bermain claw machine karena permainan trik itu dikategorikan judi.

“Karena memang sulit dipisahkan, mau tidak mau jenis permainan itu disebut judi juga. Kalau memang ada di wilayah Kecamatan Sukamakmur maka saya mengimbau kepada masyarakat khususnya kepada para orang tua untuk benar-benar melarang, benar-benar memperhatikan juga anak-anaknya setiap hari. Warung atau kios kalau bisa permainan itu ditiadakan, yang jelas itu judi juga permainan itu, cuma ga sadar penyedianya yang dipikirkan hanya sebatas usaha,” imbaunya.

Dirinya mengungkapkan selintas pernah melihat ketika anak-anak bermain capit boneka yang membuat penasaran ingin bermain lagi kemudian meminta uang lagi kepada orangtuanya.

Baca juga :  Sosialisasi Pemilu dan Pemilukada

“Apalagi kalau saya lihat selintas, itu kan sampai penasaran bermain pakai koin seribu rupiah, bahkan setiap hari meminta uang kepada orangtuanya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, permainan capit boneka ternyata cukup digemari oleh anak-anak usia sekolah dasar hingga remaja, hanya dengan koin seharga Rp1000,- tak terasa sudah menghabiskan uang jajan untuk peruntungan memperoleh boneka yang berada di mesin tersebut.

Permainan ini memiliki trik supaya tidak semua pemain berhasil meraih boneka, diantaranya alat penjepit yang lemah ketika mengangkat boneka yang dituju pun akhirnya terlepas lagi. Sedangkan boneka disusun cukup padat dengan posisi tidak tegak lurus, pemain harus lihai mengarahkan alat penjepit dengan tepat ke arah boneka yang dituju. 

Menurut keterangan pekerja sebuah agen mesin capit boneka di Bogor, Arif, Selasa (1/3), untuk bisa bekerja sama dalam usaha permainan anak tersebut membayar sewa sebesar Rp250 Ribu perbulan. Mesin capit boneka memiliki daya listrik 60 watt sudah tersedia aneka boneka didalamnya yang akan di isi boneka kembali jika mulai berkurang jumlahnya. 

Baca juga :  Warga Keluhkan Permainan Capit Boneka

“Kapasitas box koin sebanyak 400 koin, setiap 100 coin, si penyewa akan kita berikan bagi hasil 5 persen. Kalau mau pesan bisa datang ke mess capit boneka di Jalan Pandu Raya komplek IPB, atau bisa langsung hubungi admin CV.G,” ucapnya saat dihubungi. (red)

MUI Imbau Orangtua Larang Anak Main Capit Boneka 240

Capit boneka (doc-2022)

Artikel Terkait :

Baca Artikel Aslinya

Kabar Terbaru