oleh

Malam Silaturahim, Tokoh Pituin Berikan Sumbangsih untuk Kemajuan Kuningan

-Berita-366 Dilihat

KUNINGAN-Sejumlah Tokoh Pituin Kuningan yang berada di Kuningan dan  perantauan berkumpul di Pendopo pada acara silaturahim dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, bertempat  di Pendopo, Kamis (5/5/2022). 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, MH, menyampaikan, melalui silaturahim ini kita bisa saling mengenal, ternyata  banyak Pituin Kuningan yang berkiprah sebagai tokoh dengan profesi yang berbeda, ada yang di dalam negeri bahkan di luar negeri. Selamat datang, terlebih dalam suasana Hari  Idul Fitri. Kami atas nama pemerintah dan pribadi  mohon maaf lahir bathin. 

“Kami merasa terhormat bapak bisa hadir ditengah tengah kami, untuk memberikan dukungan bahu membahu membangun Kuningan.  Baik melalui ide pemikiran, bisa juga mengajak relasi untuk berinvestasi  mengelola ruang yang ada untuk dijadikan peluang,” ungkapnya. 

Dia mengatakan, sebelumnya kami yakin, bahwa adanya tahapan kemajuan di Kuningan saat ini, tentu adanya sumbangsih moril dan non moril  yang telah bapak/ibu  berikan untuk pembangunan.

Malam ini hadir Pituin Kuningan yang ada di Kuningan maupun di perantauan  dengan segala kemampuannya  ada Tokoh Budayawan, akademisi, pengusaha, sutradara, jurnalis, seniman, dan banyak lagi, tanpa melupakan lemah cai.

Dijelaskan Bupati Acep, untuk melakukan pembangunan perlu adanya dukungan semua pihak dengan  konsep pentahelix atau multipihak dimana unsur Pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal  yang tetap mengedepankan kearifan lokal dan bersumber daya lokal. 

Bupati juga menyampaikan beberapa peluang  dan informasi pembangunan. Untuk  wilayah industri sudah disiapkan di beberapa kecamatan misalnya, Cidahu, Kalimanggis, Luragung, Japara, Cimahi, Cibingbin dan ada lagi. Dengan ketentuan pembangunan industri tidak menghasilkan limbah cair. 

Bahkan, tahun ini Kerjasama TNI-Polri kami  membuka akses jalan baru di Desa Sindangjawa dan Gunung Aci untuk membuka lahan pertanian, perkebunan dan bisa dijadikan pariwisata. Selain itu pemerintah daerah bulan depan akan membuka akses Jalan sekitar Wilayah Cisantana di Sukamanah-Dano dimana potensi tanahnya sangat subur untuk Hortikultura. 

Pembangunan Jalan Lingkar Timur  Sampora -Tugu Ikan hingga ke Tugu Kuningan  Sajati sudah difungsionalkan, Jalan ini membantu untuk mengurai kemacetan. Tahun ini akan dilanjutkan  Jalan Lingkar Timur Selatan yang masuk dari  Kantor PUPR-Ancaran sebelah barat. 

Jalan ini dengan panjang sekitar 10  km yang nantinya tembus depan Kantor Koramil Kadugede melewati  Sindangagung, Winduhaji, Citangtu,  Cibinuang dan Windujanten. Jalan ini akan selesai 2024.

Selain itu ada rencana pembangunan jalan tembus dari Darma Cipasung ke arah Sukarasa nanti ke Sawah Lega-Majalengka. Hal ini antisipasi, bahwa jalan yang sekarang digunakan muatan dan jumlah kendaraan sudah mengalami peningkatan.

Sementara itu, salah satu perantau kelahiran Cigugur, Yudi Oktaf yang berprofesi sebagai Sutradara, penulis, entrepreneur, jurnalis, komentator di Liga Inggris dan Italia menuturkan, secara bathin saya menangis sudah  40 tahun baru menginjak lagi pendopo  saat itu pernah menginap juga di salah satu kamar di pendopo ini.

Dia mengatakan,  perkembangan Kuningan mengalami perubahan, terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati dan  jajarannya banyak hal baru dan target yang dicapai. Dengan senang hati malam ini bisa diundang, sekaligus bicara Kuningan. 

Saya berpegang prinsip tidak pernah takut dengan siapapun  untuk bersaing, saat ini salah satu karya film yang diproduksi kami mendapatkan 24 penghargaan dari berbagai negara. Hal ini menunjukan bahwa kita harus siap berkarya di mata dunia. Bahkan Kuningan juga memiliki seniman terbesar di facebook dengan jumlah pertemanan sebanyak 13 juta, sementara di dalam negerinya hanya 300 ribu.

Hal itu menjadi motivasi bagaimana menjual pariwisata ke luar negeri, sehingga para turis berkunjung ke Kuningan apalagi memiliki history sejarah,  bukan sekedar menikmati anugerah pariwisata dengan aneka pesonanya. Melainkan bisa menikmati kuliner dan produksi  industri kreatif. 

“Dan sekarang yang menjadi  buruan mereka, yaitu penikmat kopi Ciremai. Banyak mereka yang jatuh hati dengan kopi Kuningan. Secara produksi  kita baru sanggupnya 400 kg per bulan memenuhi kebutuhannya, Itu baru salah satu dalam bidang pertanian. Belum lagi bicara industri. Kuningan banyak orang hebat. Mari kita bergandengan untuk membangun Kuningan,” terangnya. 

Hadir juga Wakil Bupati HM. Ridho Suganda, Sekda Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dan jajaran lainnya. Forum Koordinasi Kabupaten Kuningan dan masyarakat lainnya.(IKP/DISKOMINFO).