oleh

KSAB Siap Bersinergi Untuk Deteksi Pekerja Anak

-Berita-218 Dilihat

Kedungkandang (malangkota.go.id) – Sebagaimana diketahui bahwa saat ini Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang memberikan pengawasan khusus terhadap pekerja anak, terutama yang ada di jalanan.

Pekerja anak terlihat di jalan Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu (ist)

Untuk mengawasi dan meminimalisir keberasaan pekerja anak tersebut, berbagai pihak dilibatkan, seperti halnya Komunitas Sosial Anak Bangsa (KSAB) Kota Malang yang dibina oleh Yuni Kartikasari dan selama ini intens dalam menangani permasalahan anak.

Saat dihubungi via ponselnya, Minggu (18/6/2023), Yuni Kartikasari mengatakan jika saat ini jumlah pekerja anak tersebut telah berkurang. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan jumlah secara riil, karena mereka berjualannya selalu berpindah-pindah tempat serta tidak konsisten.

“Mereka ada yang jualan terus menerus, tapi kadang ada juga yang jualan untuk memanfaatkan momen liburan, jadi tidak pasti. Itu yang membuat kita bingung (untuk menjaring) kira-kira paling puluhan, tidak sampai ratusan,” ucap perempuan yang akrab disapa Yuyun itu.

Mengenai alasan mereka berjualan pun juga bervariasi, yaitu mulai dari membantu ekonomi keluarga, hingga memperoleh uang untuk kepentingan pribadi, seperti kebutuhan akses internet.

“Ada yang orang tuanya sudah saya tanya terus jawabannya itu sudah dilarang berjualan, tapi mungkin juga karena mereka (anak) ini ingin internetan, dan tidak punya wifi, jadi untuk beli paketan. Tapi yang saya lihat alasannya beda-beda,” tambahnya.

Meskipun Yuyun fokus pada anak-anak binaannya, dia tetap berupaya untuk mendorong para anak-anak tersebut untuk tetap bersekolah dan akan terus mengumpulkan data untuk lebih memahami situasi tersebut.

Terlebih, pendampingan dan motivasi juga diberikan kepada orang tua agar lebih memperhatikan pendidikan anak-anak mereka. “Pada intinya kami siap dan selalu bersinergi dengan Dinsos P3AP2KB Kota Malang,” pungkas Yuyun. (say/yon)