oleh

Kader Posyandu Miliki Peran Penting dan Strategis

-Berita-121 Dilihat

Klojen (malangkota.go.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyelenggarakan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Kota Malang 2023 di Ballroom Hotel Atria Kota Malang, Senin (29/5/2023).

Pertemuan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Kota Malang 2023 di Ballroom Hotel Atria Kota Malang

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr. Husnul Muarif mengungkapkan kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan visi misi dari Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan program prioritas nasional, diantaranya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, percepatan penurunan stunting, dan juga untuk peningkatan capaian posyandu.

“Ini merupakan tiga dari lima program prioritas nasional, yang juga menjadi concern Pemkot Malang. Maka perlu untuk meningkatkan keterampilan, soft skill, maupun lainnya dari kader kesehatan,” ujarnya.

Husnul mengatakan, kader posyandu ini memiliki peran yang sangat penting dan strategis, sebab pihaknya menyadari bahwa untuk meng-cover semua kegiatan dan program, tidak mungkin jika hanya dilakukan oleh pihak Dinkes sendiri. Maka dari itu dibutuhkan peran para kader Posyandu dalam menunjang kegiatan tersebut.

Support dari masyarakat dalam bentuk kader kesehatan ini akan sangat menunjang karena mereka justru paling tahu soal lingkungannya, sehingga diharapkan ada sharing informasi dari kader ke Puskesmas di lingkungannya,” terang Husnul.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa dari total 57 kelurahan di Kota Malang, terdapat lebih dari 6.000 kader Posyandu yang dapat menjadi perpanjangan tangan dari Dinkes terutama dalam menjalankan program-program prioritas. Para kader tersebut nantinya bisa mendeteksi dan memetakan kebutuhan serta rujukan yang diperlukan, yang nantinya akan dievaluasi kembali oleh pihak Puskesmas.

Terkait dengan peningkatan kapasitas yang dilakukan ini, Husnul berharap para kader bisa langsung berbagi informasi yang didapatkan kepada para warga. Dengan begitu maka target Pemkot Malang terutama dalam tiga program yang diantaranya adalah percepatan penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta peningkatan capaian Posyandu bisa segera terpenuhi.

“Saya harapkan bahwa para kader ini bisa segera berbagi informasi yang didapat hari ini, tanpa dikurang-kurangi atau dilebih-lebihkan,” pungksnya.(iu/yon)