Beranda Berita HMI MPO Bogor Unjuk Rasa Desak Proyek RSUD Dihentikan

HMI MPO Bogor Unjuk Rasa Desak Proyek RSUD Dihentikan

18
0

HMI MPO Bogor Unjuk Rasa Desak Proyek RSUD Dihentikan 233

BERITA BOGOR -Mega proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Leuwiliang Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan publik. Pada kondisi dan situasi pandemi berkepanjangan pada seat Pembatasan Sosial Berskala Bexar Adaptasi Kebiasaan Baru (PSBB-AKB) Kabupaten Bogor terungkap adanya indikasi penyelewengan anggaran mega proyek. 

Hal ini diungkapkan saat unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bogor, Kamis (17/9/20) pagi, tentang indikasi kejanggalan pelaksanaan proyek pembangunan RSUD Leuwiliang yang bersumber dari APBD 2020 senilai Rp. 62.239.000.000,- .

Mahasiswa berorasi di gerbang RSUD Leuwiliang, dan di gerbang Perkantoran Pemeritahan Kabupaten Bogor. Dalam aksinya, mahasiswa mendesak agar proyek pembangunan RSUD Leuwiliang segera dihentikan untuk sementara dan mendesak Komisi III DPRD Kabupaten Bogor segera memaksimalkan fungsi pengawasan terkait mega proyek tersebut. 

Baca juga :  Bogor Diguyur Hujan Deras Jelang Lebaran

Saat dihubungi, Koordinator Aksi Badru Tamam mengatakan proyek pembangunan RSUD Leuwiliang terindikasi ada permainan dari mulai proses pelelangan tender sampai dengan adanya kejanggalan pada redesign struktur.

“Bahwa yang awalnya konstruksi sarang laba-laba (KSLL) menjadi tiang pancang. Nilai moral administrasi yang secara sederhana dapat tergambar bahwa ketika ada proses yang maladministrasi berarti itu kemungkinan besar terdapat celah korupsi yang membuntutinya. Hal ini diperkuat dengan tidak beraninya pihak RSUD Leuwiliang memberikan data dan informasi yang valid manakala kami HMI MPO cabang Bogor beraudiensi dengan pihak RSUD Leuwiliang yang diterima oleh PPKI pada tanggal 8 September 2020,” ucapnya. (als) 

Baca Artikel Aslinya