oleh

Gebyar 10001 Bendera Merah Putih, Bupati : Jas Merah, Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah

-Berita-111 Dilihat

KUNINGAN- Teringat kata-kata Bung Karno,Jas Merah” Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah apalagi sebagai bangsa yang besar, yang terdiri dari keberagaman suku dan budaya, kita dipersatukan oleh serangkaian sejarah yang membentuk kita saat ini. Mulai dari zaman kerajaan, kemudian penjajahan dan saat ini kita berdikari sebagai sebuah bangsa, bangsa yang besar yang diperhitungkan oleh dunia.

Hal tersebut disamapiakan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH pada saat menghadiri gelaran Puncak Acara HUT RI Ke-78 Gebyar 10001 Merah Putih Ke-8 Tahun 2023 yang bertempat di Halaman Gedung Naskah Linggarjati. Minggu (20/8/2023).

Dimana gebyar 10001 bendera merah putih diselenngarakan setiap tahun menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia , dan pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke 8 dengan mengadakan berbagai kegiatan diantaranya ialah pendakian Gunung Ciremai dengan pengibaran 10001 bendera bersama warga pemuda-pemudi Desa Linggarjati, serta penampilan pentas dan seni.

Dikatakan Bupati apabila kita melihat kebelakang, pada sejarah perjuangan kemerdekaan negeri ini, Kuningan memiliki andil pada serangkaian peristiwa sejarah kemerdekaan, dimana Gedung Naskah Perundingan Linggajati adalah salah satu saksi bisu bagaimana bangsa ini berusaha sekeras mungkin untuk menghapuskan penjajahan. Maka dari itu mari kita haturkan rasa syukur bahwa Kabupaten Kuningan menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari peristiwa bersejarah bangsa Indonesia.

“Sudah sepatutnya, kita sebagai anak bangsa yang senantiasa menghargai segala bentuk jasa pahlawan untuk terus berkomitmen dan mengisi kemerdekaan ini, sebagai upaya bagi kita semua menghadirkan masyarakat berkepribadian luhur sesuai yang di cita-citakkan para pendiri bangsa. Kemandirian masyarakat kita juga harus ditunjukkan dengan memperlihatkan kecintaan kita terhadap negara, salah satunya adalah dengan memperingati setiap peristiwa-peristiwa hari besar yang kita lakukan dari waktu ke waktu”, Ucap Bupati.

untuk itu Apresiasi Bupati kepada panitia penyelenggara, Yayasan Jiwa Merah Putih untuk dedikasi, waktu, tenaga dan pikiran sehingga acara Gebyar 1001 bendera ini dapat berlangsung, ini adalah kewajiban kita bersama dalam meneruskan kebudayaan dan menjaga tradisi mengisi hari-hari kemerdekaan dengan sesuatu yang dapat menggugah kecintaan kita terhadap tanah air.

Ia juga berharap acara ini dapat dilakukan dengan berkelanjutan, untuk diteruskan kepada generasi yang akan datang sehingga semangat dalam mencintai para pejuang bangsa tidak akan pernah luntur tergerus zaman, kita perlu membuktikan bahwa kita adalah bangsa yang bermartabat, senantiasa menghargai para pejuang, berbudaya dan egaliter. (BagProkompim/SetdaKuningan).