oleh

DPD RI Ajak Pemkot Malang Bersinergi Bangun Negeri

-Berita-331 Dilihat

Malang, (malangkota.go.id) – Pemerintah Kota Malang menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr. H. Mahyudin, ST., MM beserta rombongan di Balai Kota Malang, Kamis (14/7/2022). Kunjungan ini diterima oleh Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko.

Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr. H. Mahyudin, ST., MM beserta rombongan 

Dalam sambutannya, Bung Edi, sapaan Sofyan Edi Jarwoko tersebut, menyampaikan rasa senang dan terima kasih atas kunjungan kerja Wakil Ketua DPD RI beserta rombongan.

“Saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan untuk menjadikan Kota Malang sebagai salah tujuan kunjungan kerja,” ujarnya.

Bung Edi juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota Malang dengan DPD RI.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin menyampaikan apresiasinya terhadap Kota Malang yang menjadi salah satu kota pelajar terbaik di Indonesia. Sehingga bisa menjadi kota tujuan pendidikan banyak pelajar dari seluruh Indonesia.

“Saya apresiasi Kota Malang, ternyata Kota Malang merupakan salah satu kota pendidikan terbaik di Indonesia berdasarkan data yang ada. Ini terlihat dari jumlah pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di Kota Malang, ternyata tersebar di seluruh Indonesia. Hal tersebut tentu harus ditingkatkan,” ujar Mahyudin.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Kota Malang sebagai kota tujuan wisata. “Saat ini persentase wisatawan di Kota Malang sudah termasuk tinggi, dengan 24% dari total keseluruhan persentase wisatawan di Jawa Timur. Semoga ke depannya ini bisa ditingkatkan lagi, karena suatu daerah itu akan lebih cepat maju jika pariwisatanya bagus,” ujarnya.

Terkait dengan kunjungan kerja yang dilakukan, Mahyudin menyebutkan, jika Kota Malang merupakan salah satu daerah yang tergolong maju dan dijadikan percontohan pembangunan bagi daerah lain oleh DPD RI.

“Kita tidak ingin terjadi disparitas antardaerah lagi di masa akan datang, yang bisa menimbulkan gesekan-gesekan. Sehingga kami mencoba untuk mengelaborasi antara daerah satu dengan daerah lain. Seperti contohnya, untuk daerah maju seperti Kota Malang ini, kami mencoba mencari informasi yang baik untuk disampaikan ke daerah lain,” ungkapnya.

Mahyudin juga menyebutkan sebagai kota maju ada tiga tantangan mendasar bagi Kota Malang, di antaranya kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Selain itu, keberadaan ruang terbuka hijau yang perlu ditambah, bersamaan dengan status Kota Malang sebagai kota wisata. Terakhir, kepadatan kendaraan di jalan-jalan umum terjadi di sebuah kota wisata.

“Hal-hal ini perlu kita sinergikan, terutama yang kaitannya dengan tugas nasional, sampaikan kepada kami, tentunya kami akan berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkan demi kepentingan daerah juga,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap, melalui kunjungan ini, DPD RI bisa mendengar secara langsung masukan-masukan dari Pemkot Malang. Sehingga komunikasi yang terbangun antara DPD RI dengan Pemerintah Kota Malang bisa tercipta dengan baik demi sinergi dalam membangun bangsa Indonesia.

“Kami berharap Pemkot Malang bisa menyampaikan kepada kami apa yang masih menjadi kekurangan, apa-apa saja yang menjadi tantangan. Ini harus kita sinergikan supaya bisa diselesaikan secara efektif,” pungkasnya. (ayu/ram)