oleh

Coblosan di Boyolali Lancar dan Aman

Published by plid2018 on

BOYOLALI – Hari Rabu (17/4) secara serentak digelar Pemilihan Umum (Pemilu) di seluruh Indonesia. Tak terkecuali warga Kabupaten Boyolali yang memiliki hak pilih berduyun-duyun mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) memberikan suaranya untuk menentukan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Jawa Tengah..

Untuk memastikan kesiapan dan lancarnya acara pemungutan suara di wilayah Kabupaten Boyolali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melakukan monitoring bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali. Sejumlah TPSsempat dikunjungi dan dimonitoring tim yang terdiri dari lintas instansi dan Organisasi Perangkat Daerah ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Masruri berkesempatan untuk mengunjungi TPS yang ada di Kecamatan Klego, Sambi, dan Karanggede. Dari ketiga pantauan di lapangan, ketiga TPS tersebut memiliki tingkat partisipasi yang cukup tinggi dalam memilih.

“Siapa yang terpilih harus kita dukung. Jadi pimpinan itu kalau sudah demokrasi, terpilih kita harus mengikuti yang sudah terpilih. Dan setelah terpilih, diharapkan masyarakat kembali bersatu menjadi satu lagi kita bangun bersama Kabupaten Boyolali,” ungkapnya di sela sela monitoring.

Di Kecamatan Sambi, rombongan mengunjungi TPS 01 yang ada di Desa Trosobo yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 214 orang. Kemudian di Kecamatan Klego menyambangi TPS 07 di Desa Tanjung yang mempunyai DPT sejumlah 276 orang.

Sedangkan di Kecamatan Karanggede yakni di TPS 04 di Desa Kebonan, para Panitia Pemilihan kecamatan (PPK) mengalami sedikit kendala untuk menyediakan 267 surat suara bagi DPT. Hal tersebut karena adanya permasalahan saat pengepakan yang mengakibatkan jumlah surat suara berbeda dengan jumlah DPT. Akan tetapi hal tersebut dapat teratasi dengan baik setelah PPK menggeser surat suara antar TPS maupun desa.

“Tapi dalam penyelesaiannya tidak ada kendala, karena kita bisa mengkondisikan di tingkat desa. Kita adakan pergeseran surat suara dari antar TPS dan antar desa, jadi sudah terkaver semua,” ungkap Ketua PPK Karanggede, Muhammad Rifai.(Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)