oleh

Car Free Day Kota Malang Kembali Dibuka

-Berita-311 Dilihat

Malang, (malangkota.go.id) – Masyarakat Kota Malang bisa kembali menikmati hari bebas kendaraan bermotor atau yang dikenal dengan Car Free Day (CFD). CDF ini resmi dibuka kembali oleh Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, Minggu (11/8/2022).

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menjajal Jajanan di Car Free Day (CFD), Minggu (11/8/2022).

“Penantian panjang, sempat tidak dilaksanakan selama 2 tahun. Alhamdulillah CFD hadir kembali. Kita olahraga, kita nikmati dan kita jaga ketertiban bersama,” ungkap Wali Kota Sutiaji.

Menurutnya, CFD di hari minggu pagi menjadi salah satu pilihan lokasi berolahraga serta menikmati waktu bersama. CFD diadakan kembali di sepanjang Jalan Besar Ijen sampai dengan Jalan Semeru, Kota Malang mulai pukul 06.00-10.00 WIB.

“CFD kali ini mengusung konsep baru, di mana area CFD diperpanjang hingga sekitar Stadion Gajayana. Di mana di daerah tersebut terdapat Pasar Wisata Belanja Tugu,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, harapannya selain semakin banyak area untuk masyarakat berolahraga juga dapat saling menghidupkan Pasar Wisata Belanja Tugu. Sehingga masyarakat yang melintas ke sini bisa mampir ke Pasar Wisata Belanja Tugu.

Sebagaimana rute CFD yang telah dirilis oleh Dinas Perhubungan Kota Malang serta beberapa titik penutupan jalan, ada juga beberapa lokasi parkir yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang hendak menikmati CFD antara lain Jalan Pahlawan Trip, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Semeru, Jalan Buring, Jalan Guntur, Jalan Merbabu dan Jalan Panggung.

Selain konsep baru yang diusung di mana CFD akan menyambung dengan wisata Belanja Tugu, PKL tidak boleh berjualan di dalam dan seputar pintu-pintu masuk area CFD. Pusat layanan publik disiapkan di Simpang Balapan seperti stand pembayaran pajak, stan SIM serta samsat keliling dan sebagainya.

Wali Kota Sutiaji berharap, masyarakat Kota Malang dapat memanfaatkan ruang publik ini dengan baik dengan tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19. (eka/ram)