oleh

Bupati Kuningan Sambut Hangat Kunjungan Danrem 063/SGJ

-Berita-354 Dilihat

KUNINGAN, Bupati Kuningan H.Acep Purnama,SH.,MH di dampingi Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi Karter Joy Lumi menyambut hangat kunjungan silaturahim Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga. K, S.A.P., di Ruang Pendopo Kab.Kuningan, Jumat (10/07/2020).

Hadir Pula di pendopo Wakil Bupati Kuningan, Kapolres Kuningan, Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Ketua Pengadilan Negeri Kuningan dan Sekretaris Daerah Kab.Kuningan. Usai Beramah Tamah di Ruang Pendopo, Danrem 063/SGJ dan Bupati Kuningan beserta tamu yang lainnya melakukan beberapa kegiatan.

Diantaranya, mengunjungi Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DISKATAN) Kuningan. yang kemudian di lanjut dengan menanam sayuran kembang kubis di desa windujanten bersama Bupati, Danrem 063/SGJ, Dandim 0615, Forkopimda dan rombongan lainnya.

Danrem 063/SGJ, saya di kuningan ini punya mimpi dimana pak Bupati juga sangat mendukung dimana Kuningan ini akan saya jadikan pilot project di bidang Ketahanan Pangan nya. Apalagi kita liat juga masyarakat disini yang senang bertani, hobi bertani dan bahkan saya lihat juga untuk penanganan covid disini sangat optimal sehingga saya yakin dengan kondisi seperti ini yang sudah zero covid ini akan menimbulkan gairah ke masyarakat untuk bertanam sehingga taraf hidupnya kembali ke sedia kala dengan harapan Kuningan ini sejahtera tentunya , jelas Danrem 063/SGJ.

Menurut Kepala Diskatan Kuningan Dr Ukas Suharfaputra MP, penanaman kubis oleh Danrem 063 di lakukan di hamparan lahan pertanian seluas 16 hektar.

“Kami hanya memfasilitasi sasaran kunjungan kerja pak Danrem 063,” tutur Dr Ukas, Kebetulan, lanjut Ukas, ada binaan pertanian. Yaitu Kelompok Tani Sridewi, kelompok ini telah berjalan selama 5 tahun. Selama itupula, kelompok ini sangat produktif dengan basis produksi sayuran. “Bahkan pernah mendapat penghargaan dari Pemkab Kuningan,” terang Ukas

Sebenarnya, ada 3 kelompok Sridewi 1, 2 dan 3. Danrem 063 sendiri, menanam bibit kembang kubis dilahan Kelompok Sridewi 1. “Ini merupakan program unggulan, karena produk kami bidang holtikultura, dan peternakan. Kami juga membangun fasilitas penunjang pertanian. Penghasilannya, alhamdulillah semakin meningkat,” ungkap Kades Windujanten, Rohman Hidayat.

Diakui Rohman, desanya juga tengah membangun embung penampungan air. Tapi harus terhenti karena kekuarangan dana, dan telah di survei oleh Dandim 0615 Kuningan. “Jika embung selesai bisa mengairi areal pesawahan 25 hektar,” sebut Rohman.

Bupati Kuningan, Alhamdulillah hari ini saya sangat bahagia sekali ada kunjungan dari Danrem 063 Sunan Gunung Jati, dimana sejak tadi saya ketemu saya menitipkan Kabupaten Kuningan kepada beliau dan insyaallah beliau akan menjaga kondusifitas kabupaten Kuningan karena Kuningan juga adalah wilayah teritorial beliau.

Dan yang membanggakan lagi hari ini kunjungan beliau yang pertama kekuningan, lalu pada hari ini kita berada dilahan pertanian ini kaitannya dalam rangka ketahanan pangan, terbukti asal kita mau mengolah lahan hari ini kita berada dilahan tomat tadi saya dengan pak danrem pak dandim pak kapolres pak kajari pak ketua PN menanam sayuran kembang kol dan lain sebaginya dan terbukti apabila ada kemauan ada jalan ada hasil. Hari ini terbukti saya bisa mamanen tomat, luarbiasa dan ini sangat bernilai sekali dan insyaallah sebentar lagi kita akan buktikan bahwa makan sayuran tidak usah mahal tapi yang penting asal kita mau toh kita bisa menciptakan.

Semua ini kami lakukan semuanya untuk masyarakat dalam konteks ketahanan pangan tidak usah kita berusaha berupaya kita punya toko bertani pun boleh, dalam konteks ketahanan pangan tidak usah menanam padi, menanam sayuran pun ini sudah menjadi ketahanan pangan dan ini salah satu ruang terbuka dalam rangka peningkatan kapasitas penghasilan masyarakat.

Terimakasih luar biasa inovasi kepala desa dengan dana IP nya dipakai untuk embung dimana embung itu adalah untuk penampungan air baik sementara maupun permanen. Permanen mungkin dikala musim hujan untuk pengendalian banjir sementara dipakai untuk pengadaan air dikala musim kemarau. ” Kalo tadi belum selesai, ini atas seijin pak Danrem saya akan selesaikan.” Pungkas Bupati.(BID/IKP/DISKOMINFO)