oleh

Bupati Bogor Berharap HMI Lahirkan Pemimpin Masa Depan

-Berita, Utama-334 Dilihat

Bupati Bogor Berharap HMI Lahirkan Pemimpin Masa Depan 237

BERITA BOGOR – Bupati Bogor berharap HMI menjadi organisasi yang akan melahirkan Pemimpin Masa Depan dengan beragam kebijakan Inovatif.

Bupati Bogor Ade Yasin hadiri kegiatan Pleno 1 Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 2021-2023, dengan mengusung tema “Arah Baru HMI: Berdaya Bersama Menuju Indonesia Emas 2045”, yang diselenggarakan di New Panjang Jiwo Resort Bogor, Sukaraja, Ahad (10/4/2022).

Bupati Bogor Ade Yasin berharap, HMI dengan ideologi keislaman merupakan organisasi yang tidak pernah surut memberikan peran dan kontribusinya untuk Indonesia dalam melahirkan calon pemimpin baru yang memiliki kebijakan yang inovatif untuk kemajuan bangsa dan masyarakatnya.

“Terima kasih kehadiran HMI mampu mewarnai di seluruh kegiatan, tidak hanya kegiatan kemahasiswaan tetapi juga kiprah dari HMI cukup terlihat dalam mendukung pembangunan. Mudah-mudahan banyak lahir pemimpin baru dari HMI. Salah satu bentuk kepercayaan kepada Bupati Bogor, Alhamdulilah Kabupaten Bogor jadi lokasi tempat acara Pleno 1, bahkan ini bukan kali pertama, berarti Kabupaten Bogor punya daya tarik tersendiri oleh para pengurus HMI,” ungkap Ade Yasin.

Baca juga :  LBH Pers Desak Usut Kasus Tindak Kekerasan Dikantor Radar Bogor

Ade Yasin menyampaikan, di era digitalisasi seperti saat ini, diharapkan HMI juga mampu mengikuti arah digitalisasi dengan baik dan cepat karena banyak hal yang bisa didapat melalui digitalisasi, sehingga berkesempatan mengetahui tantangan ke depan serta isu-isu sentral yang saat ini terjadi.

“Sebagai mahasiswa juga dituntut untuk terus mengikuti keadaan atau kondisi jaman digitalisasi seperti saat ini. Penting juga mahasiswa aktif dalam organisasi kampus, tidak hanya sekedar belajar mengejar IPK, karena kadang mahasiswa yang hanya belajar tanpa aktif berorganisasi kadang tidak peduli, tetapi mahasiswa yang aktif mereka tahu bagaimana menghadapi kondisi dan tantangan yang terjadi. Itu salah satu kelebihan dari mahasiswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler,” terang Bupati Bogor.

Lanjut Ade Yasin menerangkan bahwa, kedepan mungkin bisa dikolaborasikan antara program Pemkab Bogor dengan pemuda atau mahasiswa untuk memberdayakan dan melibatkan pemuda dengan berbagai hal. Terlebih Pemkab Bogor memiliki program Beasiswa Pancakarsa yang telah resmi diluncurkan sejak tahun 2021.

Baca juga :  Bupati Bogor Minta Dinas dan Kecamatan Sediakan Takjil Selama Ramadhan

“Alhamdulilah tahun 2021 kami berhasil rekrut 1.200 mahasiswa yang lolos seleksi Beasiswa Pancakarsa. Ini jadi program beasiswa terbesar di sepanjang sejarah Kabupaten Bogor, program ini kami berikan semata-mata untuk meningkatkan dan memberdayakan kualitas pemuda di Kabupaten Bogor,” terangnya.

Ia juga berharap, HMI dapat berkontribusi menjawab persoalan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta produktif beperan aktif dalam upaya memperkuat kapasitas masyarakat.

“Melalui diskursus yang bermutu, aksi kemanusiaan dan pengembangan intelektual kreatif yang berdaya saing global serta mengembangkan nilai-nilai keislaman yang egaliter, inklusif dan toleran dengan spirit pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Raihan menuturkan, terima kasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin atas kehadiran dalam kegiatan ini, diharapkan mampu memberikan motivasi dan dukungan terhadap kemajuan HMI kedepan.

“Selama 4 hari belakangan ini banyak dinamika yang terjadi, ini kita maknai sebagai dinamika yang mendewasakan. Artinya segala macam bentuk masukan, kritik dan saran harus kita konversikan sebagai sebuah gagasan, arah baru HMI untuk membangun pondasi HMI lebih kuat, karena kalau pondasinya tidak kuat akan rapuh,” tuturnya.

Baca juga :  Elemen Masyarakat Desak Kades Tolak Aktifitas Pengeboran PTSE

Ia juga berharap melalui Pleno 1 ini sebagai upaya untuk melakukan konsolidasi gagasan kembali, konsolidasi program kerja kembali, konsolidasi arah gerak HMI kedepan, digitalisasi, ekonomi kreatif, keislaman dan kebangsaan. (tim)

Artikel Terkait :

Baca Artikel Aslinya