oleh

Bupati Acep Monitoring Vaksinasi PMK di Desa Dukuh Badag

-Berita-343 Dilihat

KUNINGAN,- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kuningan mulai melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak sapi yang sehat, Senin (28/06/2022). Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH.,MH memonitoring langsung pelaksanaan Vaksinasi tersebut di Desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan.

Peninjauan tersebut sengaja dilakukan Bupati untuk memberikan pesan kepada masyarakat bahwa meski tengah dilanda wabah PMK, stok hewan sehat masih aman.

“Dalam rangka Hari Raya Idul Adha, para peternak dan para pengusaha juga tentunya dengan adanya vaksin ini akan lebih tenang bahwa sapi-sapi atau hewan ternak yang ada di Kabupaten Kuningan maupun secara nasional bahwa dengan adanya vaksinasi ini kondisinya sudah lebih sehat atau kekebalan tubuhnya sudah lebih bagus karena virus PMK ini sangat cepat sekali penularannya sehingga butuh vaksin dengan kapasitas yang besar,” Tutur Bupati saat memonitoring Vaksinasi ternak sapi.

Bupati Acep juga berpesan untuk kebutuhan Idul Adha khususnya masyarakat Kabupaten Kuningan. 

“Saya harap untuk kebutuhan apapun kalo bisa sapi kita jangan keluar wilayah Kuningan maupun sebaliknya sapi dari luar juga diharapkan jangan masuk ke Kuningan, kita gunakan sapi sapi lokal yang sehat di Kabupaten Kuningan karena masih banyak stok sapi sehat dan pasti mencukupi untuk kebutuhan warga kuningan” kata Bupati  Acep.

Selain itu Menurut  Kadis Peternakan Drs Dadi Hariadi melalui Kabid Peternakan Lya Priliawati, SPt  MP, vaksin PMK untuk Kuningan sudah diambil dari Provinsi pada hari Kamis, 23 Juni 2022 dengan jumlah 7.200 dosis dalam 72 botol. 

“Rencana penggunaan  adalah  5.200 dosis untuk sapi perah  dan 2.000 dosis untuk sapi potong. Vaksinasi pada sapi perah sudah dimulai  Hari Sabtu, 25 Juni 2021 dan masih berjalan sampai hari ini,” ujar Lya, Selasa (28/6/2022) pagi.

Diterangkan, untuk hari ini selasa, 28 Juni 2022 dimulai vaksinasi PMK pada sapi potong dilaksanakan di Desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin. Dipilihnya Dukuhbayda  karena di desa ini banyak terdapat sapi Pasundan.

“Sapi pasundan yang merupakan plasma nutfah asli Jawa Barat yang perlu dilestarikan keberadaannya. Sehubungan Kabupaten Kuningan juga sudah ditetapkan sebagai Wilayah Sumber Bibit Sapi Pasundan Jawa Barat bersama Kabupaten Garut,” ujarnya.

Diterangkan, vaksin ditujukan pada ternak yang sehat. Ternak yang sakit tidak boleh divaksin. Sedangkan kegiatan vaksinasi diprioritaskan pada ternak dengan masa pemeliharaan yang lama seperti ternak  di Balai-balai  Perbibitan, sapi perah dan sapi bibit/akseptor.

“Karena kita punya sapi Pasundan plasma nutfah asli Jabar, itu juga kita prioritaskan,” tandasnya. (Bid IKP/ Diskominfo)