oleh

Bupati Acep dan Wabup Ridho Takziah ke Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil

-Berita-266 Dilihat

Bandung,- Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH.,MH tak kuasa menahan haru saat takziah ke Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil di Gedung Pakuan Kota Bandung. Minggu, (05/06/2022).

Bupati Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH.,MH bersama Hj. Ika Acep Purnama hadir didampingi Wakil Bupati Kuningan H. M Ridho Sugandha SH.,MH beserta istri.

“Saya dan istri mendoakan semoga almarhum Eril (Emmeril Khan Mumtadz) diampuni dosanya, diterima amal Islamnya,” kata Acep.

Acep mengungkapkan, dapat merasakan bagaimana kesedihan Pa Gubernur Ridwan Kamil dan Ibu Atalia Praratya atas kehilangan putra tercintanya.

“Tapi beliau begitu tegar dan sabar menghadapinya. Semoga almarhum husnul khatimah dan Allah menempatkan beliau di tempat yang mulia di sisiNya. Amiin,” ucapnya.

“Dalam suasana haru itu Bapak dan Ibu Ridwan Kamil menyampaikan ucapan terimakasih yg setulus-tulusnya atas perhatian dan doa yang terus menerus dipanjatkan oleh masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar Acep.

Dalam kesempatan itu, Bupati Acep mengatakan kepala daerah mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan menyampaikan secara langsung ungkapan belasungkawa.

“Saya bersama Pa Wabup dan atas nama Masyarakat Kabupaten Kuningan menyampaikan dukacita yang mendalam, belasungkawa yang sangat mendalam. Kami mendoakan putra beliau, semoga Pak Gubernur diberikan ketabahan atas musibah ini,” kata Acep

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan H. M Ridho Sugandha mengatakan masyarakat Kabupaten Kuningan terus mendoakan Eril saat mendapatkan kabar tentang musibah yang menimpa. “Semoga almarhum khusnul khotimah. Kita melihat ketegaran kang Emil dan Atalia menghadapi cobaan ini. Semoga beliau ikhlas,” kata Ridho.

Diterangkan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Barat, Wahyu Mijaya menyampaikan kondisi Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil beserta istri Atalia Praratya dalam keadaan sehat. 

“Dalam keadaan sehat, perjalanan juga lancar. Gubernur berkenan untuk menerima ungkapan duka cita untuk takziyah,” katanya. 

Terkait kegiatan takziyah, Wahyu menjelaskan, dilaksanakan 2 sesi. Sesi pertama, pukul 11.30-13.00 WIB dan sesi kedua pukul 13.30-15.00 WIB.

“Kita laksanakan itu 2 sesi, sesi pertama 11.30-13.00, untuk Forkopimda, Bupati Walikota, DPRD, OPD hingga relasi pemerintahan,” katanya. 

“Sesi kedua, jelang Ashar untuk ormas, masyarakat umum. Acara pokoknya berupa doa bersama, salat gaib, penyampaian ucapan bela sungkawa,” ujarnya.

Hasil pantauan , sejumlah tokoh dan pejabat Pemerintah Daerah Provinsi hingga Pemerintah Daerah di wilayah Jawa Barat juga bertakziah ke Gedung Pakuan.

Diketahui, Eril terbawa arus Sungai Aare di Swiss pada Kamis (26/5). Ia hilang saat berenang di Sungai Aare bersama adik dan beberapa temannya. Saat itu, Eril yang hendak naik ke permukaan terseret arus sungai yang cukup deras.

Kini, otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril. Berawal dari status mencari orang hilang (missing person) menjadi status mencari orang yang tenggelam (drowned person) .

Eril meninggal dunia pada usia 22 tahun. Ia dilahirkan pada 25 Juni 1999 di New York, Amerika dan berpulang pada 26 Mei 2022 di Bern, Swiss. (Bid IKP/ Diskominfo)