oleh

Bupati Acep Dan Wabup Ridho Sholat Idul Adha Di Masjid Agung Syiarul Islam

-Berita-213 Dilihat

KUNINGAN – Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH dan Wakil Bupati H. M. Ridho Suganda SH M.Si beserta istri melaksanakan Sholat Idul Adha 1433 Hijriah di Masjid Agung Syiarul Islam, Minggu (10/7/2022). Sekda Kuningan DR. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dan Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan hadir bergabung di Masjid Agung Syiarul Islam.

Bupati H. Acep Purnama dalam sambutannya mengatakan hari ini kita merayakan hari raya idul adha atau hari raya qurban, terkandung makna yaitu adanya jiwa pengorbanan sebagai bentuk ketaatan umat beragama kepada Allah SWT.

“dengan momentum hari idul adha mari kita teladani sikap nabi ibrahim dalam berkorban, dengan keikhlasan berkorban semoga kita selalu menjadi seorang yang bersyukur”. Tutur Bupati mengawali sambutan.

Lanjut Bupati dalam sambutannya di tengah covid-19 yang masih belum berakhir, allah swt telah menguji kita kembali dengan munculnya wabah baru penyakit mulut dan kuku (pmk) yang melanda hewan peliharaan di beberapa wilayah di negara kita termasuk di kabupaten kuningan, hal ini tentunya sangat tidak kita harapkan terlebih halini terjadi di saat kita akan melaksanakan perayaan idul adha atau idul qurban.                                                                                                            

Munculnya wabah PMK (penyakit mulut dan kuku) terhadap hewan telah berdampak pula pada penyelenggaraan qurban tahun ini. dampak tersebut tentunya dirasakan langsung khususnya oleh saudara-saudara kita para pedagang daging dan para peternak di kabupaten kuningan.

” Sebagaimana data dari dinas/instansi terkait perlu kami sampaikan bahwa per tanggal 7 juli 2022, bahwa sebaran kasus pmk di kabupaten kuningan mencapai 3.281 ekor , terdiri dari : positif PMK 61 ekor dan suspek/gejala  3222 ekor, yang tersebar di 20 kecamatan dan 45 desa” Terang Bupati.

Dijelaskan Bupati Acep, pemerintah daerah bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait telah melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanganan, baik secara medis maupun non medis, sebagaimana yang dilakukan pada saat wabah covid-19 dengan melakukan lockdown lokasi terpapar, pemeriksaan dan perawatan hingga pemberian vaksinasi pada hewan yang sudah mencapai 57,49 %.

” Untuk itu pada kesempatan ini juga saya mengingatkan kepada masyarakat yang hendak melaksanakan qurban agar benar-benar dapat memilih dan memilah hewan yang sehat dan terjamin kesehatannya. saya juga menyarankan agar pemotongan/penyembelihan hewan qurban dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH), agar kondisi kesehatan hewan dapat diketahui” Jelasnya.

Masih di katakan Bupati dalam sambutannya, namun demikian cobaan serta ujian ini jangan sampai mengurangi niat kita untuk berqurban, masih banyak hewan-hewan lain yang masih sehat dan dapat dijadikan sebagai hewan qurban sesuai dengan yang disyariatkan oleh agama.

Hal ini tentunya menjadi peringatan pula untuk kita sama-sama renungkan, bagaimana kita  harus lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta (Allah SWT), serta sejauhmana kesabaran kita umat manusia mampu menghadapi cobaan dan ujian yang allah berikan.

Musibah dan ujian yang kita rasakan saat ini, masih jauh beratnya bila kita kaitkan dengan pengorbanan yang di alami dan dirasakan oleh nabiyullah ibrahim alaihisalam dan putranya nabiyullah ismail alaihissalam,

bagaimana ketika mereka diuji oleh allah swt. Untuk melaksanakan perintahnya padahal perintah tersebut diluar jangkauan akal pikiran manusia, namun sikap siap dan rela berkorban  merupakan proses keteladanan yang harus kita ikuti bersama. semangat  pengabdian dan pengorbanan mereka lakukan tanpa protes, tapi beliau tunjukan sikap yang ikhlas menerima perintah tersebut.

Dari gambaran berbagai peristiwa tersebut, melalui mimbar idul adha ini, sebagai kepala daerah izinkan saya untuk menyampaikan pesan-pesan moral sebagai berikut :

Pertama :  mari kita jadikan peristiwa nabiyullah ibrahim dengan anaknya nabiyullah ismail sebagai tonggak ketauhidan kita kepada allah swt., sehingga  nilai tulus ikhlas menerima perintahnya merupakan cermin dan sikap insan yang bertaqwa.

Kedua : peristiwa kurban merupakan simbol bagi kita untuk mampu menerapkan  jiwa sosial, peduli pada sesama, berupaya menolong kaum yang lemah, sehingga momentum idul adha ini  harus kita jadikan sebagai wujud nyata membangun kesalehan sosial dalam konteks habluminannas  dan kesalehan spiritual dalam kerangka hablumminallah.

Ketiga : beragam peristiwa yang terjadi saat ini, harus kita sikapi dengan hati yang sabar, tawakal dan berserah diri kehadirat allah swt, seraya terus berikhtiar agar segala ujian dan cobaan yang allah berikan masih dalam batas kemampuan kita, serta diberi solusi untuk dapat mengatasinya. kita jadikan peristiwa qurban ini sebagai sumber motivasi dalam kehidupan agar kita mampu melahirkan generasi penerus yang religius.

Keempat : kita harus terus berupaya  agar dalam hati dan jiwa kita selalu membara semangat  untuk membangun masyarakat yang mandiri, baik mandiri dari sisi ekonomi, sosial maupun budaya, disertai tumbuh suburnya sikap agamis masyarakat  menuju masyarakat yang sejahtera lahir maupun batin.

” Selanjutnya demi kelancaran dan juga kekhidmatan penyelenggaraan ibadah qurban, saya berharap agar pelaksanaan hewan qurban mengacu pada surat edaran menteri agama republik indonesia nomor : 10 tahun 2022 tentang panduan penyelenggaraan sholat hari raya idul adha dan pelaksanaan qurban tahun 1443 hijriyah 2022 masehi” Ungkap Bupati.

Sementara itu Bupati mengatakan, perlu saya sampaikan pula bahwa, saat ini sebanyak 457 jamaah haji asal kabupaten kuningan sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci, untuk itu kita doakan semoga saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah haji diberikan kesehatan, kelancaran dan kemudahan dalam menempuh proses ibadah hajinya sehingga memperoleh derajat haji mabrur/mabruroh, serta bisa kembali ke tanah air dan berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

“ Pada akhirnya kita berharap semoga perayaan idul adha / idul qurban hari ini dapat membawa keberkahan, kemulyaan dan anugrah, sehingga kita semua memperoleh kemudahan dalam menjalani hidup di masa yang akan datang dalam bingkai kasih sayang  menuju ridha allah swt.

akhirnya atas nama pemerintah daerah, pribadi, seluruh keluarga, serta forum koordinasi pimpinan daerah  kabupaten kuningan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha/Idul Qurban 1443 H. semoga seluruh amal bakti kita dijadikan sebagai amal sholeh dihadapan Allah SWT. aamiin ya robbal alamin” Tutup Bupati Acep.

Dalam Idul Adha kali ini Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH menyerahkan 2 Ekor Sapi kepada DKM Syiarul Islam untuk disalurkan kepada yang berhak , 1 Ekor Sapi atas nama pribadi dan keluarga dan 1 ekor sapi atas nama Pemerintah Daerah Kuningan.(Bid IKP/Diskominfo).