oleh

Banyak Beri Kontribusi bagi Masyarakat, JAMAN Dipuji Presiden Jokowi

-Berita, Utama-183 Dilihat

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengapresiasi atas peran Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon dalam bidang Kesehatan, khususnya di Kota Cirebon. 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, M.AP., saat memberikan sambutan dalam agenda Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 RSDGJ, Kamis (31/8/2023) di halaman RSDGJ Kota Cirebon. 

“Usai sulitnya pandemi Covid-19 berlalu, masih banyak tugas yang harus diselesaikan, mulai dari kasus kematian ibu dan bayi, kematian akibat penyakit menular, biaya layanan untuk penyakit katastropik, hingga peningkatan kompetensi SDM dan sarana prasarana bidang Kesehatan,” paparnya. 

Berbagai permasalahan itu, kata Eti, masih menjadi perhatian khusus di Indonesia, termasuk bagi Pemda Kota Cirebon. Tujuannya untuk untuk memastikan bahwa generasi masa depan adalah generasi yang sehat, berpendidikan dan produktif. 

“Oleh sebab itu, sebuah keharusan bagi RSDGJ Kota Cirebon untuk konsisten meningkatkan mutu serta keselamatan pasien, menjadi rumah sakit centre of excellent, one stop service berbasis teknologi digital dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan,” tuturnya. 

Selain itu, lanjut Eti, pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Bidang Kesehatan, telah ditentukan prioritas pelayanan kesehatan dengan target yang harus dicapai. 

Target tersebut berupa, peningkatan kesehatan ibu dan bayi, penurunan angka kesakitan Tuberkulosis (TBC), penurunan angka kesakitan HIV/Aids, penurunan prevalensi stunting dan wasting dan pelayanan keluarga berencana rumah sakit. 

“Selama ini, RSDGJ telah berhasil sebagai rumah sakit dengan pelayanan KB pasca-persalinan terbanyak. Kita harus optimis, yang kita lakukan dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan ibu, bayi, dan anak,” ungkapnya. 

Dalam implementasi pelayanan publik, imbuh Eti, RSDGJ Kota Cirebon menyediakan wadah pengaduan pelayanan publik dan pendaftaran secara online dalam bentuk Aplikasi Jati Isun. 

“Masyarakat Cirebon bisa menggunakan aplikasi untuk pendaftaran online, pendaftaran BPJS kesehatan dan non-BPJS, jadwal dokter, WA center, pelayanan pengaduan, serta informasi di website,” terangnya. 

Sementara itu, Direktur RSDGJ Kota Cirebon, dr. Katibi, MKM., mengatakan, momentum ini untuk sebagai semangat menjadikan RSDGJ sebagai rumah sakit rujukan se-wilayah III Cirebon dan sekitarnya. 

“Nantinya, layanan kangker, tumor yang selama ini banyak di rujuk ke rumah sakit ke luar Kota Cirebon semakin berkurang dan cukup dilayani di RSDGJ. Inovasi berikutnya adalah Aplikasi verifikasi RME (rekam medis elektronik) yang sudah dikembangkan di RSDGJ,” katanya.