oleh

Bank BJB Perketat Protokol Cegah COVID19

-Berita-837 Dilihat

Bank BJB Perketat Protokol Cegah COVID19 231

Bank BJB Perketat Protokol Cegah COVID19 231

BERITA BOGOR – Pelayanan nasabah Bank BJB di Kabupaten Bogor diperketat dengan prosedur protokol Corona virus Desease (Covid-19) pada pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Nasabah Bank BJB pun harus bersabar berada dalam antrian pelayanan disituasi Pandemi Covid-19 saat ini.

Melihat dari dekat pelayanannya, sejak pukul 07.30 terlihat nasabah telah berada didalam area Kantor cabang Bank BJB yang terletak di Jalan raya Tegar Beriman Cibinong, Jum’at (8/5/2020). Sejumlah petugas pengamanan yang berada di tangga depan lobi pintu masuk utama bank pemerintah daerah, menyapa dan mendata dalam bentuk absensi bagi setiap nasabah yang dicatat berdasarkan tujuan pelayanan. 

“Bapak dan Ibu yang namanya sudah dicatat harap menunggu hingga pukul 8.40 WIB. Nanti nama yang dipanggil akan diberikan nomor antrian berdasarkan gelombang pelayanan,” ujar sekuriti berinisial Na, melalui pengeras suara.

Baca juga :  Do’a Bersama Untuk Korban Bencana

Sekitar satu jam setelah menerima nomor antrian, nasabah antrian gelombang kedua harus menunggu dengan sabar untuk dapat masuk kedalam gedung Bank BJB. “Didalam juga harus menunggu berdasar nomor antrian, setiap gelombang ada sepuluh orang yang menunggu giliran,” ucap Anggo, warga Bojonggede yang ikut dalam antrian Costumer Service.

Sekitar pukul 10.11 WIB, petugas keamanan Bank BJB kembali mengumumkan adanya gangguan sistem jaringan. “Mohon maaf Bapak Ibu, saat ini sedang terjadi gangguan jaringan sistem sekitar satu jam kedepan dan dalam perbaikan. Dan, kami tidak menjanjikan lamanya perbaikan ini, jadi bagi yang mau menunggu disilahkan, terima kasih,” ucap sekuriti berinisial In, melalui pengeras suara.

Baca juga :  Rakor Relokasi Warga Terdampak Bencana Alam Kabupaten Bogor

Hal senada, Ilah, warga Babakan Madang, mengeluh kantor unit Unit Layanan Bank BJB di Babakan Madang ditutup sementara sejak Pandemi Covid-19 membuat dirinya harus menempuh jarak cukup jauh. ‘Kantor unit tutup, jadi kita mau tidak mau harus ke kantor cabang, lumayan jauh dari rumah. Yang antri lumayan banyak, sekitar 60 orang yang antri teller dilayani cukup ramah. Sebelum masuk diperiksa suhu tubuh, tersedia hand sanitizer, didalam juga ada, kursi tunggu dikasih jarak dan harus pakai masker,” ujarya. (als)

Baca Artikel Aslinya