oleh

Atasi Kemiskinan, Kota Malang Andalkan Ekonomi Kreatif

-Berita-264 Dilihat

Klojen, (malangkota.go.id) – Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan penjelasan tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2023 pada rapat paripurna DPRD Kota Malang, Senin (11/7/2022).

Paripurna DPRD Kota Malang, Senin (11/7/2022)

Bung Edi, sapaan Sofyan Edi Jarwoko mengungkapkan, setelah sekian lama mengalami pandemi Covid-19 dan saat ini kondisi sudah semakin baik Pemerintah Kota Malang terus melakukan berbagai langkah. “Belanja ke depan akan difokuskan untuk pemulihan kondisi ekonomi setelah pandemi Covid-19 banyak terkena dampaknya,” jelas Bung Edi.

Untuk memulihkan ekonomi, salah satu di antaranya adalah mendukung kemajuan ekonomi kreatif yang potensinya sangat luar biasa. Selain itu, peningkatan sumber daya manusia (SDM), ditambah lagi dengan penguatan infrastruktur yang saat ini sudah dimulai. “Pengentasan kemiskinan. Karena dampak Covid-19 hingga kini masih terasa termasuk di Kota Malang,” kata Bung Edi.

Setelah pandemi Covid-19 selama dua tahun, saat ini bagian untuk menyelesaikan masalah-masalah itu. Di mana kemiskinan di Kota Malang akan terus diperkecil, meskipun kenyataannya untuk di Jawa Timur kemiskinan Kota Malang sudah terkecil nomor dua di Jawa Timur setelah Kota Batu.

“Ekonominya didukung di industri kreatif. Oleh karena itu, bagaimana menguatkan di sisi pariwisata supaya ekonomi kreatifnya bisa bergerak dan tumbuh secara baik,” tegasnya.
Tidak lupa agar kemajuan di Kota Malang bisa semakin cepat dan pesat pemerintah tidak bisa melakukan sendiri. Namun harus berkolaborasi bersama segenap pihak termasuk masyarakat. Harus terus dilakukan dengan berbagai daerah, termasuk di Malang Raya dan juga di Jawa Timur.

“Jadi secara garis besar itu konsentrasi pemulihan ekonomi sebagai bentuk keberlanjutan menyelesaikan dampak ekonomi diberbagai sektor,” katanya. (cah/ram)