oleh

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Larang Usaha Permainan Peruntungan

-Berita-191 Dilihat

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Larang Usaha Permainan Peruntungan 239 Anggota DPRD Kabupaten Bogor Larang Usaha Permainan Peruntungan 240

BOGOR – Wakil Rakyat Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bogor, Sulaeman, mendesak Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk mengantisipasi merambahnya perdagangan lotre yang belakangan kian menjamur hingga ke pelosok desa.

Hal ini sehubungan banyak pengaduan dari masyarakat, tentang permainan capit boneka maupun lotre di warung-warung yang jika dibiarkan berlarut-larut, akan berdampak pada perkembangan anak maupun remaja di Bumi Tegar Beriman.

“Jelas ini perbuatan judi yang diharamkan dalam agama Islam. Terlebih hal ini menyasar anak anak, yang mungkin pedagangnya juga orangtua yang membiarkan anaknya bermain peruntungan belum mengetahui dampaknya,” tegas Sulaeman saat dihubungi Rakyat Bogor, Kamis (17/03/2022).

Politisi PKS ini, menegaskan jika setiap aparatur pemerintahan kecamatan hingga desa, juga harus gerak cepat mengantisipasi hal ini. Sebab, jika dibiarkan akan berdampak pada memori anak yang nantinya terangsang dan terbiasa bermain lotre. “Setiap kecamatan dan desa, juga harus tegas mengantisipasi hal ini,” terangnya.

Baca juga :  Warga Bojongkoneng Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Sertifikat Tanah

Tak hanya itu, ia juga mengajak kepada para orangtua, selain mencegah permainan peruntungan, juga dapat menjaga anak anaknya dengan memberikan perhatian khusus dan membatasi penggunaan handphone kepada anak-anaknya.

Selain itu, juga menanamkan nilai nilai agama kepada anak anak sejak dini. “Tentunya juga tak lepas dari peran orang tua membimbing serta melindungi anak-anaknya agar dari pengaruh negatif di luar rumah,” tukasnya.

Sebelumnya, pengurus MUI Desa Sukamakmur KH.Yusuf Iskandar dengan tegas melarang adanya usaha lotre yang dinilai dapat merusak pola pikir anak itu. Yusuf menyatakan, MUI akan menerbitkan surat imbauan tentang larangan bermain apapun jenis mesin peruntungan.

Termasuk adanya gosokan atau nyabut berhadiah (sejenis lotre-red) yang kian menjamur ke perkampungan. Dan nantinya, tambah Yusuf, surat imbauan akan disebar luaskan oleh MUI Desa yang berada di wilayah Kecamatan Sukamakmur.

Baca juga :  Ganasnya Perairan Santolo Garut Sulitkan Pencarian Nelayan Tenggelam

“Setelah saya mengetahui adanya jenis permainan itu, saya akan berkordinasi dengan Pemerintahan Kecamatan untuk selaniutnva akan menerbitkan surat imbauan kepada masyarakat tentang larangan bermain peruntungan. 

Terpisah, Camat Babakan Madang, Cecep Imam Nagarasid  mengatakan pihaknya bersama jajaran sudah memantau keberadaan permainan peruntungan di wilayah kerjanya. “Masyarakat juga mesti melaporkan jika ada warung yang menyediakan permainan itu,” pintanya.

Sementara, Suhandi Pranata, Kepala Desa Karangtengah Kecamatan Babakan Madang menyampaikan apresiasi kepada Muspides yang gerak cepat (Gercep) mengantisipasi supaya permainan peruntungan tidak ada lagi di setiap lingkungan RW dan RT. “Saya minta jangan ada lagi usaha permainan peruntungan, dan kepada para orangtua di imbau untuk melarang anaknya bermain permainan tersebut. (red)

Baca juga :  DPRD Kabupaten Bogor Sikapi Tuntutan Warga

Artikel Terkait :

Baca Artikel Aslinya

Kabar Terbaru